Home » Komputer » Ubuntu » Cara Install Ubuntu Inside Windows Dengan Cepat

Cara Install Ubuntu Inside Windows Dengan Cepat

Tidak tahu sebelum mencoba. Itulah sebuah gambaran cara install Ubuntu dengan pilihan Inside Windows. Ternyata ada cara atau langkah yang lebih simpel dan cepat untuk menginstallnya. Setelah kebingungan mencari menu pilihan Install Inside Windows, pada akhirnya ketemu dan proses installasi lebih mudah tidak berbelit. Berikut cara install Ubuntu dengan pilihan inside Windows.

Seperti sudah saya ulas pada artikel Install Ubuntu 10.10 Gagal Multiboot Dengan Windows (perhatikan pada screenshot Ubuntu versi 9.4), saya sempat kebingungan mencari menu pilihannya. Karena tidak berhasil, maka kemudian install Ubuntu di luar OS Windows, menggunakan partisi sendiri. Sayangnya semua data proses install tersebut ada pada harddisk yang rusak karena salah memasang kabel power, sampai saat artikel ini muncul di blog (posting) masih belum saya perbaiki, sehingga belum dapat membuat artikel yang disertai dengan screenshot lengkap.

Karena ternyata setelah berhasil terinstall, iseng-iseng 3 partisi Ubuntu (root, home, dan swap) coba saya backup menggunakan Partition Wizard Home Edition yang ada di Hiren’s BootCD, eh sejak saat itu Ubuntu Software Center tidak berfungsi, sehingga untuk pasang program baru tidak bisa. Saya menganggap ini bukan awal yang baik (karena masih asing, ga paham) akhirnya menata ulang harddisk lagi dengan delete semua partisi.

Tetapi tetap ingin install Ubuntu. Permasalahan sudah saya ulas sedikit di atas, mencari menu pilihan Install Inside Windows, baik Ubuntu 10.10 maupun Ubuntu 11.04 tidak ketemu. Akhirnya penasaran coba saya bakar file iso Ubuntu 11.04 ke CD, eh ternyata menu pilihannya ada lho kalau buka lewat CD-ROM. Langsung dengan semangat ’45 tanpa berpikir macam-macam, sedikit berlogika: kalau lewat CD-ROM menu pilihan inside Windows bisa muncul, berarti melalui virtual drive kemungkinan bisa.

Maka tanpa ba-bi-bu langsung buka program virtual drive yang sudah terinstall di Windows 7, yaitu Daemoon Tools Lite (freeware), terus pilih mount image, saya masukkan file iso Ubuntu 11.04.
Selanjutnya menjalankan proses install Ubuntu melalui virtual drive, eh ternyata menu pilihan Install inside Windows ada lho. Ya langsung memilih itu.
Masukkan data username, isi password, pilih size installasi, terus saya coba file installasi saya letakkan tidak jadi satu partisi dengan Windows, dengan memilih partisi lain yang sudah saya siapkan, maka prosesnya langsung berjalan (proses install Ubuntu). [ada satu catatan pada bagian akhir artikel (PENTING)]
Setelah selesai meng-copy (install) semua file Ubuntu ke dalam harddisk, kemudian restart.
Pada saat restart ini sudah tampil pilihan untuk booting Ubuntu. Selanjutnya proses install Ubuntu ke komputer berjalan, tentang caranya sudah banyak yang membahas, karena saya sendiri belum bisa posting artikelnya, sebab data ada pada harddisk yang masih setia rusak :)
Tetapi sebenarnya menggunakan cara seperti ini tidak terlalu rumit kok, karena begitu booting menggunakan Ubuntu, semua proses sudah berjalan otomastis, paling kalau kita ingin ya setting lokasi, waktu dll., saya yakin sudah banyak yang bisa tanpa membaca tutorial, asal tidak buta huruf :roll:

Dengan langkah install Ubuntu inside Windows melalui virtual drive ini menjadi lebih cepat dan hemat biaya (karena tidak perlu bakar ke CD). Enaknya lagi, kalau ternyata ada yang error dengan Ubuntu, tinggal uninstall melalui Windows, semua masalah beres. Jika sebelumnya sudah backup Windows, menjadi lebih jelas lagi, karena cukup di restore pakai image yang dibuat (misalnya Norton Ghost, Macrium Reflect PE Edition atau Drive Image XML) maka semua menjadi beres :) I like it

CATATAN : JIKA TERNYATA langkah di atas Ubuntu error saat proses install (setelah booting masuk Ubuntu), ini awalnya juga saya alami, sehingga sebenarnya harus mengulang tiga kali, sekaligus untuk format ulang partisi. Yang perlu diperhatikan, Ubuntu bisa diinstall jika harddisk mempunyai System Reserved (dengan Type: System) atau apalah namanya, saya tidak paham. Pokoknya biasanya pada saat install Windows XP atau Win 7, jika harddisk masih utuh, terus membuat partisi baru, maka dengan sendirinya akan membuat 1 partisi yang ukurannya kecil. Untuk XP hanya 8 MB, sedangkan Windows 7 membuat 100 MB (lihat screenshot 7, pada partisi 1 artikel cara install Windows 7). Tanpa partisi System Reserved ini Ubuntu tidak akan bisa di install dengan sempurna (bisa berjalan tapi banyak fitur yang tidak berfungsi).
Hanya itu kuncinya, harddisk harus memiliki System Reserved, INGA’ INGA’ ya :)

Akan tetapi pernah juga mengalami sekali, tetap bisa install Ubuntu tanpa adanya System Reserved. Tapi ya baru sekali itu mengalami, yang lainnya gagal, harus ada System Reserved-nya.

Konklusi : cara install Ubuntu inside Windows menggunakan virtual drive, seperti Daemoon Tools Lite bisa berhasil dengan baik, dan sampai sekarang yang saya pakai. Perlu menjadi catatan, bahwa harddisk harus sudah ada partisi System Reserved. Karena tanpa partisi ini, mengulang beberapa kali hasilnya error. Semoga bermanfaat, maaf dan terima kasih.

Share to : Facebook | Twitter | Digg | Google | Technorati | Stumbleupon | Delicious | Reddit |

Artikel terkait :

Random Posts :

9 Comments.

  1. INFO YG BAGUS SALAM KNL

  2. brarti semisal kita dah install win 7 di partisi c…trus kita bisa instal ubuntu di partisi d ya…?
    apa kebalikannya ubuntu yang hrs di partisi c trus win 7 yang partisi D tolng pencerahannya. n kira kira butuh brp gigabyte untuk space drive yg akan diinstall ubuntu

    • Yusuf Fahrurrozi

      Dimanapun kita install Win 7, maka Windows akan merubahnya menjadi Drive C otomatis… dan bebas tuh..
      Untuk install Ubuntu space yg dibutuhkan bisa menyesuaikan, tersedia mulai 3-30 GB. Jika Ubuntu juga untuk menyimpan file, tentunya pilihan space yg besar, tergantung kebutuhan.

      Saya biasanya memilih antara 10-20 GB. Karena sebagian file juga saya simpan di home direktori Ubuntu :) . Kalo ingin uji coba dulu, bisa memilih yg 5/8 GB.

      Langkah installasi Ubuntu pada partisi yg berbeda dengan Windows, tujuan utama ketika kita ingin backup Windows (semisal memakai Norton Ghost), maka file image tidak menjadi besar, itu saja kok.

      Semoga membantu

      • sip gan ane praktekin sukses n lancar jaya
        sebenernya ane da masalah ma propenil agan tiap kali ditutup ada jendela error reporting gitu…..
        mau kirim screen shoot bingung kemane ya….
        ane pake office 2010…..

      • mantaps gan ane coba sukses lancar jaya thnks infonya …. :mrgreen: :mrgreen:
        oya ana juga ada masalah ama propenil agan tiap kali ane tutup program selalu muncl jendela error reporting…mang sih gak ganggu banget cuma risih aja….
        ane pake office 2010
        Kalo mau kirim screen shotnya dimana ya gan?

  3. Mantap gan ane coba sukses lancar jaya……tapi pas ane mau coba install Sabily (Ubuntu Muslim edition) gak mau tuh gan…..mohon pencerahan master…….

Leave a Comment