Home » Komputer » Windows » Cara Menggunakan System Restore Windows 7

Cara Menggunakan System Restore Windows 7

Cara menggunakan, setting system restore dan membuat restore point Windows Seven secara manual. Pada artikel repair Windows melalui system restore, sudah saya jelaskan pentingnya melakukan restore pint, untuk mengantisipasi ketika suatu saat Windows tiba-tiba crash/error ataupun menjadi lambat, kita masih bisa mengembalikan seperti sebelum error. Tutorial kali ini khusus membahas tentang cara setting dan menggunakan system restore Windows 7 dan tips membuat restore point.

Seringkali komputer tanpa permisi dan tidak malu-malu :) tiba-tiba error, akibat yang dirasakan Windows 7 menjadi hang (mogok kerja), atau menjadi super lambat kayak siput bikin geregetan yang memakai. Banyak sekali penyebabnya (seberapa banyak jumlahnya, saya tidak tahu :) )
Misalnya setelah install software atau program, karena ada sedikit kesalahan sehingga program tidak berjalan dengan normal. Artikel ini tidak menjelaskan detailnya ya… fokus pada judulnya.

System Restore Windows Seven

Untuk membuka jendela (window) System Restore pada Win7 caranya klik kanan Computer (MyComputer) pilih Properties
Muncul window System. Cari pada sisi kiri bagian atas System protection, selanjutnya di klik ya… jangan cuman dilihat doang :) becanda dikit ya, biar ga tegang…. Setelah di klik harusnya muncul jendela System Propeties, kalau tidak muncul, coba tengok di belakang monitor, barangkali nyangkut kabel hihi

Cara membuat system restore Windows 7

Setting System Restore

Perhatikan pada gambar no. 1. Silahkan klik Local Disk (C:) (System). Dimanapun kita install Windows 7, drive/partisi komputer akan diubah menjadi C.
Di sebelah kanannya pada kolom Protection tertulis on untuk bisa menggunakan system restore. Baik yang on maupun off, selanjutnya klik Configure…
Pada Restore Settings, untuk mengaktifkan pilih Restore system settings and previous versions of files, pilihan untuk mengembalikan semua file Windows dan setting-an yang sudah kita buat.
Atau bisa memilih yang di bawahnya, Only restore previous versions of files. Hanya mengembalikan file Windows saja, tidak dengan settingnya.
Setting di atas maksodnya jaitu kustomisasi Windows, meliputi icon di dekstop, theme, background, tampilan menubar, start menu, tray icon, dan lain-lain.

Kapasitas size restore point.

Jumlah besaran disk yang disediakan untuk menyimpan system restore. Semakin besar yang boleh digunakan, maka data restore point yang disimpan juga semakin banyak. Silahkan alokasikan sesuai kebutuhan, tentunya menyesuaikan size drive C. Yang perlu diperhatikan, ketika kapasitas yang disediakan sudah penuh, maka restore poin yang lama akan dihapus. Sebagai acuan, installasi Windows original, belum ada programnya, sekitar 8GB lebih. Dengan beberapa program standar, seperti software video, musik, design grafis, office, dan beberapa utilities, berkisar antara 12GB sampai 16GB.
Apabila drive C kapasitasnya 40GB, bisa mengalokasikan untuk system restore sampai 10GB, biar banyak yang tersimpan :)
TIPS: Yang menjadi patokan umum, setiap drive mempunyai sisa kapasitas minimal 20%. Tujuaannya: 1. Menjaga stabilitas kerja Windows; 2. Agar harddisk tidak cepat rusak.

Nah, jangan bingung ya… :lol: Terus enaknya berapa? Masih tanya lagi, terserah deh, lihat sikon gitu:)

TIPS DASAR: System restore yang diaktifkan cukup di Local C tempat install Windows 7. Untuk drive yang lain, rekomendasinya di off-kan maksodnya dimatikan saja atau di nonaktifkan… ah muter-muter bikin capek membacanya…. padahal maksud dan tujuan sama :) Tujuan utama agar kerja komputer lebih cepat.

Buat restore point

Untuk membuat restore point, klik tombol Create… selanjutnya kasih nama sesukanya. Create a restore point rekomendasi saya sebelum install software atau akan kustomisasi Windows. Kalau terjadi kesalahan atau menyebabkan error, maka masih bisa di restore (dikembalikan) (Nomor 2)

Cara menggunakan System Restore

Untuk menggunakan System Restore, langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Pada jendela atau window System Properties, silahkan select Local Disk (C:) (System), klik System Restore… (Nomor 3)
  2. Windows sudah memberikan rekomendasi restore point yang terakhir, lihat tanggal dibuat dan keterangannya pada Description. Kita bisa menentukan dan memilihnya jika sesuai.
    Jika bukan atau tidak ingin yang direkomendasikan Windows tersebut, pilih Choose a different restore point, kemudian klik Next >
  3. Akan ditampilkan daftar restore point yang sudah terekam, baik yang otomatis dibuat oleh Windows ketika install program atau cek point Windows secara berkala. Juga terdapat beberapa restore point yang dibuat secara manual (tergantung alokasi maksimal).
  4. Selanjutnya silahkan pilih restore point yang di inginkan. Klik Next, terakhir finish.
  5. Komputer akan restart untuk mengembalikan settingan seperti saat restore point dibuat. Restore point yang sudah terpakai tidak akan tampil lagi, artinya hanya sekali pemakaian.

Setelah klik tombol Next (pada langkah 3), jika pilihan restore point hanya ada 1, centang Show more restore points, kemudian klik tombol Scan for affected programs yang terletak di sebelah kanannya.
Tunggu beberapa saat, Windows sedang mencari-cari restore point, bisa sambil berdo’a agar nyarinya ga jauh-jauh dan keluar masuk kolong tempat tidur :)
Jika ada restore point yang masih tersimpan Windows, maka akan ditampilkan. Tetapi tidak ada data restore point sama sekali, artinya semua data restore point yang pernah dibuat, baik yang otomatis ataupun manual sudah dihapus oleh Windows. :(

Cara menggunakan system restore Windows 7

PERHATIAN: Semua restore point yang disimpan terhitung dalam hari/tanggal yang sama. Jika pada hari/tanggal selanjutnya membuat restore point seperti di atas, maka setelah restart, semua restore point pada hari/tanggal sebelumnya akan dihapus semua.
Jadi pada gambar di atas hanya tinggal tanggal 20 Maret, yang bawah dihapus semua. Maka sebelum membuat restore point baru dalam hari/tanggal berbeda sebaiknya dipertimbangkan dulu.

Konklusi: cara membuat dan setting system restore Windows 7 bertujuan untuk mengembalikan kondisi Windows Seven pada waktu tertentu yang tercatat restore point. Menggunakan dan setting system restore Win 7 disesuaikan dengan kebutuhan seperti uraian di atas. Bagi pengguna Win XP, untuk penggunaanya silahkan baca repair Windows menggunakan system restore, pengguna Win Seven rekomendasi sebaiknya tetap membacanya. Komputer menjadi lambat? Baca artikel tentang tanda-tanda komputer aneh terserang virus. Maaf, terima kasih dan semoga bermanfa’at.

Share to : Facebook | Twitter | Digg | Google | Technorati | Stumbleupon | Delicious | Reddit |

Artikel terkait :

Random Posts :

8 Comments.

  1. Gan, kalau install win xp dari flashdisk, apa windows yang kita gunakan harus dari win xp juga. soalnya saya mau buat install win xp dari usb tapi notebook saya menggunakan win vista bisa ga? mohon penjelasannya…

    Tq

    • Yusuf Fahrurrozi

      @Taufiq: kebetulan saya belum mencoba melalui vista/seven. Tapi seharusnya tetap bisa. Dicoba saja. Maaf belum bisa membantu uji coba.

  2. gan terimakasih banyak atas bantuannya..ane di w7 ni setiap mu install software slalu gagal aja, kl blh tw knapa tu ya?

    jd solusinya ane drestore aja kesetingannya wkt ga ada masalah apa2..tp mu smpe kpn gn2 trus..hehe..ya sementara gn dl ja d..matur nuwun mastah

    • Yusuf Fahrurrozi

      Mas Rendy, barangkali programnya blm support Win7, cb download versi terbaru.
      mubgkin bs dijelaskan install program apa?
      semoga membantu… terima kasih

  3. salam knl sebelumnya mas, dan thank’s untuk postingan yang bagus ini hehe

    mas ane mau nanya nih, gmana cara kita restore sebuah direktori misal direktori ‘D’ yang sudah terformat dan sudah ganti OS, dari OS win7 ke OS win-XP

    • Yusuf Fahrurrozi

      Bisa menggunakan program recovery (lebih banyak berbayar). Kalau mau mencoba yang gratis, bisa download Recuva, walaupun hasil kurang maksimal.

  4. om mau tanya, saya pake win 8 trus saya buat recovery di hardisk eks 1 TB, trus hardisknya tadinya 2 partisi (500gb x 2) tp setelah saya partisi jd 1 dan berubah kapasitasnya menjadi 40 GB dan namanya jadi RECOVERY, mau tanya cara kembalikan 2 partisi hardisk itu gmna ya??

    • Yusuf Fahrurrozi

      Mas Sony, Kalo awalnya 2 partisi trs dibuat jadi 1 partisi. Untuk membuat 2 partisi lagi, tinggal create partisi aja melalui Disk Management. Untuk detail Windows 8 saya blm th, krn tidak punya Windows 8 hehehe
      Semoga membantu… Maaf br buka blog stlh lm ga keurus hihi

Leave a Comment