<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Belajar Program Komputer Internet Office</title>
	<atom:link href="http://fahrurrozi.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fahrurrozi.com</link>
	<description>Program Pengolah Nilai dengan Excel. Seputar Blogging, Wordpress, SEO, Adsense, Download Software, dll</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 May 2012 15:32:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Pasang Google Adsense di Tengah Posting Blog</title>
		<link>http://fahrurrozi.com/pasang-google-adsense-di-tengah-posting-blog/</link>
		<comments>http://fahrurrozi.com/pasang-google-adsense-di-tengah-posting-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 01:25:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yusuf Fahrurrozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adsense]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Google Ads]]></category>
		<category><![CDATA[Iklan Adsense]]></category>
		<category><![CDATA[kode php]]></category>
		<category><![CDATA[Kode php html css]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[Tanpa plugin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahrurrozi.com/?p=1576</guid>
		<description><![CDATA[Cara pasang iklan Google Adsense di tengah postingan blog WordPress tanpa plugin. Sebuah tips meletakkan kode Adsense pada bagian tengah konten agar dapat meningkatkan klik, sehingga tidak hanya traffic website yang perlu ditingkatkan, pendapatan dalam bentuk dollar juga perlu ada peningkatan. Setiap blogger tentu mempunyai keinginan, hasil jerih payah ngeblog melalui optimalisasi blog, sharing pengetahuan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cara pasang iklan Google Adsense di tengah postingan blog WordPress tanpa plugin. Sebuah tips meletakkan kode Adsense pada bagian tengah konten agar dapat meningkatkan klik, sehingga tidak hanya traffic website yang perlu ditingkatkan, pendapatan dalam bentuk dollar juga perlu ada peningkatan.</p>
<p><span id="more-1576"></span>Setiap blogger tentu mempunyai keinginan, hasil jerih payah ngeblog melalui optimalisasi blog, sharing pengetahuan, berbagi tips dan trik aneka ilmu, tidak lain yang pertama adalah untuk mendatangkan pengunjung yang sebanyak-banyak. Setelah pengunjung dirasa cukup, langkah selanjutnya yaitu monetisasi situs dengan memasang iklan, dan yang masih menjadi favorit sampai saat ini tidak lain adalah iklan Google Adsense.</p>
<p>Setelah mendapatkan akun, dan saatnya menempatkan kode <a title="Google Adsense" href="http://fahrurrozi.com/pasang-google-adsense-di-tengah-posting-blog/">Adsense</a> ke dalam blog, dari banyak review blogger yang sudah berpengalaman, bahwa letak iklan juga berpengaruh terhadap banyaknya klik yang dilakukan oleh pengunjung. Penempatannya bisa di header, sidebar, bawah judul, tengah/akhir konten dll. Semua menyesuaikan desain situs. Untuk menempatkan kodenya bisa dengan plugins Quick Adsense, tidak akan dibahas dalam artikel ini, tetap fokus memasang script Adsen di tengah konten situs <a title="beberapa kode php tanpa plugin" href="http://fahrurrozi.com/tag/tanpa-plugin/" target="_blank">tanpa plugin</a>.</p>
<p>Maka pada kesempatan kali ini saya akan sharing cara menempatkan kode Google Adsense di tengah <a title="Adsense di posting blog" href="http://fahrurrozi.com/pasang-google-adsense-di-tengah-posting-blog/">posting blog</a> secara otomatis. Iklan Ads akan tampil setelah paragraf ke-2 dan ke-5, dan bisa disetting sesuai kebutuhan dan hajat hidup orang banyak hehe. Dengan melakukan sedikit perubahan pada theme WordPress, yaitu pada file <code>single.php</code></p>
<p>Setalah memasang iklan Ads di tengah postingan blog, terbukti meningkatkan jumlah klik iklannya, dan Alhamdulillah semua klik dinilai valid oleh Google (inilah hal yang paling menggembirakan dalam hidup saya, menambah semangat untuk blogging).</p>
<p>Langkah pertama, buka file <code>single.php</code> pada theme yang dipakai. Jika melalui dashboard pilih <strong>Appearance</strong> &#8211; <strong>Editor</strong>, kemudian pilih <strong>Single Post</strong> (<code>single.php</code>).<br />
Cari kata seperti di bawah :</p>
<pre>&lt;?php the_content(); ?&gt;</pre>
<p>Ganti dengan kode berikut :</p>
<pre>// BEGIN ADS
&lt;?php
    $content = apply_filters('the_content', $post-&gt;post_content);  //get the post content store in $content
    $save = explode("&lt;/p&gt;", $content);  //Separate the content into &lt;p&gt; blocks
    $tcount=0; //this is count for number of &lt;p&gt; blocks
    $adon=0;  //this is a variable so you don't show ads more than once.
      foreach($save as $item) {
        echo $item;  //print the &lt;p&gt; block
        echo "&lt;/p&gt;";
        if(preg_match('/&lt;p&gt; /',$item)==0 &amp;&amp; $tcount&gt;=<strong><span style="color: #ff0000;">1</span></strong> &amp;&amp; $adon==0) {
           $adon=1;
    ?&gt;
        &lt;div class="entry-ads1"&gt;
            CODE ADSENSE DI SINI, SETELAH PARAGRAF KE-2
        &lt;/div&gt;
    &lt;?php
        }
     if(preg_match('/&lt;p&gt; /',$item)==0 &amp;&amp; $tcount&gt;=<span style="color: #ff0000;"><strong>4</strong></span> &amp;&amp; $adon==1) {
        $adon=2;
    ?&gt;
        &lt;div class="entry-ads2"&gt;
            CODE ADSENSE YANG LAIN JIKA KONTEN LEBIH DARI 4 PARAGRAF
        &lt;/div&gt;
    &lt;?php
       }
       $tcount++;
     }
?&gt; // END ADS</pre>
<p>Selanjutnya buka file <code>style.css</code> untuk mengatur stylenya, mungkin ingin dikasih aksesoris <a title="membuat kotak border" href="http://fahrurrozi.com/membuat-kotak-cantik-posting-blog/" target="_blank">kotak border</a>, efek <a title="kode box shadow" href="http://fahrurrozi.com/box-shadow-dan-css3-dasar/" target="_blank">shadow</a> dll. agar lebih menarik, copy paste kode berikut:</p>
<blockquote><p>.entry-ads1 { height: 60px; margin:10px 0 15px}<br />
.entry-ads2 { height: 250px; margin:10px 0 15px}</p></blockquote>
<p>Parameter yang lain silahkan ditambah sendiri, misalnya width, padding dan lain lain. Angka yang berwarna merah bisa diganti, pada paragraf ke berapa iklan ingin tampil. Jadi ingat saat mencari script untuk membuat <a title="random post tanpa plugin" href="http://fahrurrozi.com/membuat-random-post-tanpa-plugin-wordpress/" target="_blank">random post</a> dan menu <a title="kode breadcrumbs WordPress tanpa plugin" href="http://fahrurrozi.com/kode-breadcrumbs-wordpress-tanpa-plugin/" target="_blank">breadcrumbs WordPress</a> tanpa plugin, karena awalnya untuk mencari kode yang pas, dalam artian tidak membuat tampilan blog rusak atau error terasa sulit, sudah mencoba beberapa tips tapi gagal. Akhirnya menemukan kode php ini dari <a href="http://www.wpcode.net/how-atuomatically-add-adsense-in-middle-of-posts.html" target="_blank">WPCODE.net</a> dan ternyata sukses lancar jaya. Makanya setelah saya evaluasi dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, disharing untuk berbagi dengan Anda, barangkali menginginkan hal ini.</p>
<p>Terakhir, jika ingin mencobanya dulu, sebaiknya dilakukan secara <a title="offline server local" href="http://fahrurrozi.com/instalasi-wordpress-secara-offline-server-local/" target="_blank">offline</a>, sehingga mengetahui kendala-kendala dalam pemasangannya ke dalam theme WordPress. Kode bisa diakalin, ganti aja dulu dengan gambar image yang sesuai space iklan.</p>
<p>Apakah cara ini aman? Mungkin ada yang bertanya seperti itu, saya berpikir sederhana, selama tidak melanggar TOS Google, hal itu tidak menjadi masalah <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Toh publisher memang didorong untuk menempatkan iklan pada posisi yang strategis, agar peluang klik lebih besar. Dan faktanya emang tidak saya temukan larangan memasang iklan di tengah posting hehehe. Jika selanjutnya ada larangan yang jelas, artikel ini akan langsung diupdate. Maaf, <em>matur nuwun</em> dan semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahrurrozi.com/pasang-google-adsense-di-tengah-posting-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Algoritma Google Penguin Seperti Honeymoon</title>
		<link>http://fahrurrozi.com/algoritma-google-penguin-seperti-honeymoon/</link>
		<comments>http://fahrurrozi.com/algoritma-google-penguin-seperti-honeymoon/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 07:04:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yusuf Fahrurrozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Tips SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahrurrozi.com/?p=1482</guid>
		<description><![CDATA[Sejak Google Penguin resmi menggantikan algoritma Panda tanggal 24 April 2012, mengiringi sejarah perjalanan blogging dengan senyum dan duka. Tersenyum bagi blogger yang merasakan efek positif dengan ditandai meningkatnya pengunjung blog. Sebaliknya menjadi kenestapaan dan keprihatinan yang &#8220;lahan&#8221; garapannya mengalami penurunan visitor yang cukup banyak, bahkan ada dan banyak yang kehilangan traffic dari search engine [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak Google Penguin resmi menggantikan algoritma <a title="Google Panda" href="http://fahrurrozi.com/solusi-dan-efek-google-panda-update/" target="_blank">Panda</a> tanggal 24 April 2012, mengiringi sejarah perjalanan blogging dengan senyum dan duka. Tersenyum bagi blogger yang merasakan efek positif dengan ditandai meningkatnya pengunjung blog. Sebaliknya menjadi kenestapaan dan keprihatinan yang &#8220;lahan&#8221; garapannya mengalami penurunan visitor yang cukup banyak, bahkan ada dan banyak yang kehilangan traffic dari search engine sampai 80%.</p>
<p><span id="more-1482"></span>Di luar hal-hal teknis maupun nonteknis lalu lintas organik dari mesin pencari Google meningkat atau menurun, mengamati dan menganalisis perkembangan blog selama beberapa hari sejak Pinguin efektif bekerja, ada satu hal yang menarik bagi saya, bahwa pola kerja <strong>algrotima Penguin</strong> mirip atau tidak jauh beda dengan <strong>Google Honeymoon</strong>. Seperti sudah saya paparkan pada artikel <a title="Google Honeymoon" href="http://fahrurrozi.com/google-honeymoon-untuk-promosi-posting-baru/" target="_blank">Google Honeymoon</a>, dimana fungsinya menurut saya sebagai promosi sebuah konten baru agar dikenal dan diketahui oleh pengguna internet, untuk dianalisa kekuatan atau kualitasnya menurut ukuran manusia.</p>
<p>Maka diberi kesempatan oleh search engine Google untuk bisa langsung tampil di halaman pertama hasil pencarian (SERP), tanpa melakukan apapun untuk optimasi <a title="SEO" href="http://fahrurrozi.com/tentang-pengertian-dan-tujuan-seo/" target="_blank">SEO</a>.</p>
<p>Beberapa artikel saya, yang selama ini tidak pernah tersentuh SERP, maksudnya tidak tampil di hasil pencarian tiba-tiba dikunjungi beberapa pengguna yang berasal dari lalu lintas organik search engine Google. Saya sempat heran, karena tidak hanya artikel, termasuk tag juga mengalami hal yang sama, tiba-tiba muncul di SERP.</p>
<p>&#8220;Penampakan&#8221; mendadak posting lama tampil lagi di search engine, umumnya cuma satu hari, dengan jumlah pengunjung sekitar 10 sampai 20 visitor. Ada beberapa <a title="artikel blog" href="http://fahrurrozi.com/50-kesalahan-menulis-artikel-blog-bagian-2/" target="_blank">artikel blog</a> dan tag yang mendapat traffic organik dari mesin pencari selama dua hari, terkadang berturut-turut bisa langsung tampil, dan ada yang berselang satu hari. Pola kerja <a title="algoritma Pinguin" href="http://fahrurrozi.com/algoritma-google-penguin-seperti-honeymoon/">algoritma Pinguin</a> ini seakan-akan memulai dari awal untuk merangking konten yang berkualitas dengan cara menampilkan beberapa artikel yang selama ini tidak &#8220;tersentuh&#8221; hehe.. untuk dipromosikan ke pengguna.</p>
<p>Yang lebih unik, model &#8220;penampakan&#8221; dalam rentang waktu yang tidak terpaut jauh. Pada satu jam awal langsung bisa tampil dan mendapat pengunjung organik 5 sampai 10 orang. Jika pada tahap awal ini, respon pengunjung cukup bagus, ditandai dengan durasi waktu yang cukup untuk membaca, maka jam-jam selanjutnya akan selalu saja ada pengunjung yang membukanya (traffic dari search engine). Kalau selama tahap awal visitor juga membuka halaman lain, baik setema maupun tidak, maka pelan tapi pasti artikel yang sudah &#8220;tertidur&#8221; itu mulai sering diakses orang yang berasal dari hasil pencarian Google.</p>
<p>Sebaliknya jika pada tahap awal responnya buruk, maka artikel akan ditampilkan lagi setelah beberapa jam kemudian. Misalnya pagi diberi kesempatan untuk dibaca beberapa orang, ternyata reaksinya buruk, maka akan ditampilkan ulang sore atau bahkan malam hari. Jika &#8220;penampakan&#8221; yang kedua juga mendapat respon &#8220;buruk&#8221;, maka hari-hari selanjutnya halaman tersebut tidak akan pernah lagi mendapat pengunjung dari mesin pencari.</p>
<p>Dan saya akui, banyak yang akhirnya tenggelam, tidak ditampilkan lagi oleh Google karena memang artikel yang minim kualitas, hanya menang judul sama nembak keyword hahaha&#8230;</p>
<p>Sistem itulah yang saya rasakan sama dengan Honeymoon, sebagai media promosi yang akan menjadi kajian dan analisa mesin pencari. Jika respon pengunjung bagus, maka hari-hari selanjutnya akan selalu mendapat traffic dari <a title="search engine" href="http://fahrurrozi.com/mendaftarkan-website-atau-blog-ke-search-engine/" target="_blank">search engine</a> Google.</p>
<p>Secara garis besar, algoritma Penguin saat mulai bekerja, menggunakan hasil perangkingan SERP Panda, yang mempenalti atau menurunkan peringkat blog yang berkualitas rendah. Kemudian dilanjutkan menyaring webspam, sambil menampilkan ulang(yang saya sebut promosi) beberapa konten yang dianggap mempunyai kualitas agar dilihat manusia, untuk mendapatkan sebuah analisa yang lebih valid.<br />
Sehingga dari sini sudah terlihat, secara tidak langsung bisa dikatakan, bahwa hasil perangkingan selama ini setelah dilakukan analisa ulang diperoleh banyak data yang kurang atau tidak valid, karena praktik optimasi SEO yang berlebihan.</p>
<p>Sampai hari ini saat posting, beberapa artikel lama saya masih ada yang ditampilkan, dan sebagian besar tenggelam di kegelapan karena konten abal-abal, minim informasi dan kurang bermanfaat sehingga tidak berkualitas.</p>
<p>Satu hal lagi, yang saya rasakan Google Penguin lebih cerdas dalam menilai dan menganalisa konten, yaitu artikel tentang <a title="Google Penguin dan kualitas konten blog" href="http://fahrurrozi.com/google-penguin-dan-kualitas-konten-blog/" target="_blank">Penguin dan kualitas konten blog</a> yang saya posting tanggal 28 April, setengah hari pertama mendapat pengunjung organik dari mesin pencari. Tapi sayang responnya buruk, karena cuma baca artikel ocehan saya, yang pada akhirnya cuma mengarahkan pengguna untuk membaca sendiri sumber informasi yang saya cantumkan he..he..<br />
Akhirnya sampai tadi malam tidak pernah ada lagi pengunjung xixixi. Maka mulai tengah malam saya luangkan waktu untuk memperbaiki konten, melakukan perubahan 75% isi artikel, dengan menmpilkan informasi yang barangkali berguna. Tadi pagi langsung saya cek marathon, mengawasi Google Analytic dan Sitemeter selama kurang lebih 2 jam, hasilnya mulai dapat &#8220;jatah&#8221; organik Google hi..hi.. mantap dech. Semoga juga untuk seterusnya.</p>
<p>Seperti sudah banyak dipaparkan oleh master SEO, hanya ada 2 pilihan untuk konten blog yang sedikit, hanya beberapa kata dan tidak berkualitas, yaitu menghapus atau memperbaikinya. Dengan mengacu pada <a href="http://support.google.com/webmasters/bin/answer.py?hl=en&amp;answer=35769" rel="nofollow" target="_blank">TOS Google</a>. Demikian saja, semoga ada manfaatnya (menurut Anda, artikel ini berkualitas tidak??), maaf dan terima kasih, pamit undur diri &#8230;.Kembali ke basecamp untuk mendata perilaku Penguin <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahrurrozi.com/algoritma-google-penguin-seperti-honeymoon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Leger Wali Kelas dengan Excel</title>
		<link>http://fahrurrozi.com/leger-wali-kelas-dengan-excel/</link>
		<comments>http://fahrurrozi.com/leger-wali-kelas-dengan-excel/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2012 14:20:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yusuf Fahrurrozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Propenil]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Excel]]></category>
		<category><![CDATA[Leger]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft Office Excel]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial Propenil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahrurrozi.com/?p=1446</guid>
		<description><![CDATA[Program leger wali kelas untuk mengolah data hasil tes di sekolah menjadi nilai raport, baik untuk semester gasal maupun genap (setahun pembelajaran). Leger merupakan aplikasi pendidikan menggunakan Microsoft Office Excel yang didesain untuk jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA sederajat. Program Excel leger wali kelas akan membantu guru dalam administrasi data untuk membuat laporan penilain selama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Program leger wali kelas untuk mengolah data hasil tes di sekolah menjadi nilai raport, baik untuk semester gasal maupun genap (setahun pembelajaran). <a title="Leger raport" href="http://fahrurrozi.com/leger-wali-kelas-dengan-excel/">Leger</a> merupakan aplikasi pendidikan menggunakan <strong>Microsoft Office Excel</strong> yang didesain untuk jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA sederajat. Program Excel leger wali kelas akan membantu guru dalam administrasi data untuk membuat laporan penilain selama setahun.</p>
<p><span id="more-1446"></span>Seiring dengan perkembangan dan tuntutan zaman yang senantiasa berkembang terus, maka kebutuhan-kebutuhan akan menyesuaikan selaras dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satunya dalam dunia pendidikan pada masa sekarang mulai banyak yang membuat atau mencetak hasil pembelajaran/tes langsung di print perlembar. Maksudnya tidak ditulis dalam buku Raport seperti pada umumnya.</p>
<p>Oleh karena itu, agar lebih mudah dan praktis dalam mengolah data hasil tes menjadi nilai raport, maka silahkan download <a title="Aplikasi leger" href="http://fahrurrozi.com/leger-wali-kelas-dengan-excel/">aplikasi leger</a> wali kelas menggunakan Office Excel yang sudah familiar di kalangan pendidikan.</p>
<p>Rutinitas guru yang mempunyai tugas tambahan menjadi wali kelas, tidak lain adalah merekap hasil belajar atau nilai siswa menjadi nilai raport selama semester berjalan. Jika pengolahan nilai dilakukan secara manual, tulis tangan dan kalkulator sebagai &#8220;mitra pendukung&#8221; hehehe maka memerlukan waktu dan tenaga ekstra, apalagi jika kelas yang diampu tergolong gemuk, dengan siswa mencapai 40-an, tentu hal tersebut tidak efektif dan efisien.</p>
<p>Efektifitas dalam penggunaan aplikasi <a title="Leger Wali Kelas" href="http://fahrurrozi.com/leger-wali-kelas-dengan-excel/">leger</a> wali kelas ini sangat banyak, karena cukup memasukkan entri nilai siswa untuk semua mata pelajaran, input data-data lainnya seperti absensi siswa, keterangan kepribadian, ekstra kurikuler, catatan dan lain lain. Maka selanjutnya rumus Excel akan melakukan perhitungan secara otomatis, hasilnya langsung siap cetak.</p>
<p>Spesifikasi aplikasi leger wali kelas ini yaitu : dijalankan menggunakan Microsoft Office Excel 2003, 2007 atau 2010. Input data mampu menampung 50 siswa. Data mata pelajaran tersedia 30 kolom mapel. Syarat utama agar program leger ini dapat berjalan yaitu <strong>macro security Excel</strong> harus aktif atau enable.</p>
<p>Desain aplikasi leger Excel ini dirancang mudah dioperasikan. Alur kerjanya tidak berbeda jauh dengan yang ada dalam <a title="Program Pengolah Nilai dengan Excel" href="http://fahrurrozi.com/propenil-2012-program-pengolah-nilai-dengan-excel/" target="_blank">Propenil (Program Pengolah Nilai)</a>. Yang membedakan pada entri ekstra dan catatan untuk siswa, dapat diisi seperti pada buku raport. Bedanya hal ini sekarang dengan cara komputerisasi, tidak manual ditulis tangan <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Hasil printout saat dicetak juga didesain seperti raport yang dipakai pada umumnya, untuk setiap siswa.</p>
<p>Baca petunjuk penggunaan leger wali kelas yang ada didalamnya, pada lembar <strong>input nilai</strong>, ada tombol <strong>Help</strong> yang berisi penjelasan singkat fungsi masing-masing tombol. Silahkan download aplikasi <a title="Leger Wali Kelas" href="http://fahrurrozi.com/download/leger/" target="_blank">leger wali kelas</a> dengan Office Excel. Semoga bermanfaat, maaf dan terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahrurrozi.com/leger-wali-kelas-dengan-excel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Penguin dan Kualitas Konten Blog</title>
		<link>http://fahrurrozi.com/google-penguin-dan-kualitas-konten-blog/</link>
		<comments>http://fahrurrozi.com/google-penguin-dan-kualitas-konten-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 22:17:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yusuf Fahrurrozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Tips SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahrurrozi.com/?p=1439</guid>
		<description><![CDATA[Google Penguin adalah algoritma terbaru search engine Google menggantikan Panda. Update terbaru pada tanggal 24 April kemarin bertujuan untuk mencegah hasil pencarian dari webspam. Dari rangkaian peristiwa sejak diluncurkan beberapa hari yang lalu, saya tertarik dengan pernyataan Matt Cutts agar blogger melakukan tips SEO dengan cara yang baik -white hat- (atau bahkan tidak ada SEO [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Google Penguin adalah algoritma terbaru search engine Google menggantikan Panda. Update terbaru pada tanggal 24 April kemarin bertujuan untuk mencegah hasil pencarian dari webspam. Dari rangkaian peristiwa sejak diluncurkan beberapa hari yang lalu, saya tertarik dengan pernyataan Matt Cutts agar blogger melakukan tips SEO dengan cara yang baik -white hat- (atau bahkan <strong>tidak ada SEO</strong> sama sekali).</p>
<p><span id="more-1439"></span>Setelah Google Panda Update beberapa kali, terakhir tanggal 19 April yang mempengaruhi hasil pencarian sampai 12%, kemudian dilanjutkan algoritma baru Google Penguin yang berpengaruh terhadap SERP sebesar 3%, maka terjadi pertambahan/penurunan jumlah pengunjung dari <a title="search engine" href="http://fahrurrozi.com/mendaftarkan-website-atau-blog-ke-search-engine/" target="_blank">search engine</a> Google. Sekarang saatnya untuk meninjau kembali hal-hal teknis, baik sebagai langkah recovery maupun untuk mengantisipasi ke depannya.</p>
<p>Sudah menjadi tujuan awal, Google menghendaki hasil pencarian bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna, mendapat sesuatu yang lebih berguna dengan mengakses konten yang informatif dan aktual, maka algoritma terbaru mengupayakan halaman hasil pencarian menampilkan konten yang berkualitas. Dengan menghukum/penalti webspam, atau blog yang bertentangan dengan Panduan Google Webmaster. Jika suatu website merasa sudah terkena update terbaru, maka memulai untuk meninjau ulang desain dan konten yang ada, lebih berguna daripada mengeluh terhadap Google. Sebelum melangkah jauh, berikut ciri-ciri webspam yang dibenci dan menjadi target Penguin:</p>
<h3>Webspam</h3>
<p>Webspam merupakan sebutan bagi suatu situs yang mengejar peringkat yang lebih tinggi dari hasil pencarian dengan melakukan tindakan atau cara pintas yang bertentangan dengan <a href="http://support.google.com/webmasters/bin/answer.py?hl=en&amp;answer=35769" target="_blank">TOS Google</a>, sehingga teknik yang digunakan tidak menguntungkan pengguna internet sama sekali. Menggunakan SEO secara berlebihan dengan tujuan agar konten kualitas rendah tetap dapat tampil di halaman awal SERPs (Search Engine Results Pages). Yang termasuk dalam kategori <a href="http://searchengineland.com/guide/seo/violations-search-engine-spam-penalties" target="_blank">webspam</a> seperti:</p>
<p>1. <strong>Keyword stuffing</strong> (Pengulangan Keyword)<br />
Kerapatan/kepadatan kata kunci yang terlalu banyak, umumnya dilakukan dengan cara mengulang beberapa kali suatu keyword dengan tujuan agar blog atau konten dianggap relevan oleh search engine. Hasilnya bagi orang lain yang membaca, kalimat akan menjadi janggal, karena terlalu sering membaca suatu kata kunci. Itu baru satu keyword, bagaimana kalau yang ditembak adalah 2, 3, 4 dst.???</p>
<p>2. <strong>Hidden text and links</strong> (Menyembunyikan teks dan link)<br />
Sebuah cara yang digunakan untuk menyembuyikan kata kunci atau link dengan menggunakan font kuecil (saking kecilnya he..he..), atau warna teks dan background sama.</p>
<p>3. <strong>Link cloaking</strong> (Link Pengalihan)<br />
Cara agar antara data yang diperoleh search engine dan yang dilihat manusia berbeda, dengan mengalihkan akses ke halaman lain yang berbeda dari tujuan awal. Praktik yang sangat merugikan pengunjung, karena berharap dapat menemukan sesuatu informasi yang dicarinya, ternyata konten yang dilihat berbeda jauh dari harapannya.</p>
<p>4. <strong>Irrelevant keywords</strong> (keyword tidak relevan)<br />
Memasukkan kata kunci yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan konten.</p>
<p>5. <strong>Paid Links</strong> (Link berbayar)<br />
Praktik jual beli link untuk meningkatkan traffic suatu blog.</p>
<p>6. Dan cara-cara lain yang tidak mematuhi ketentuan Google.</p>
<p>Dengan mengetahui ciri-ciri tersebut, ada beberapa <a href="http://www.shoutmeloud.com/google-penguin-update-recovery-tips.html" target="_blank">tips</a> yang berguna :</p>
<ol>
<li><strong>Google Webmaster tool</strong><br />
<a href="http://www.google.com/webmasters/tools/" target="_blank">Google webmaster tool</a> adalah produk resmi dari Google untuk menganalisis situs secara rinci. Khususnya, sekarang Google telah mulai mengirimkan email kepada pengguna webmaster tool, jika ada sesuatu yang mencurigakan, seperti link spam yang terlalu banyak ke situs Anda (SEO Negatif).</li>
<li><strong>Berhenti membangun link yang tidak biasa</strong><br />
Link building yang dilakukan dalam skala besar-besaran dan berturut-turut pad rentang waktu yang pendek. Baik dilakukan manual maupun menggunakan robot. Hal ini akan dianggap tidak biasa oleh Google. Apalagi jika komentar tidak relevan dengan konten.<br />
Perlu juga untuk menghindari penggunaan nama komentar dengan keyword yang sama berulang-ulang. Pada beberapa waktu lalu, hal ini masih menjadi anjuran, akan tetapi sekarang beresiko ditandai sebagai spam.</li>
<li><strong><a title="Keyword" href="http://fahrurrozi.com/meluruskan-tips-seo-tentang-letak-keyword/" target="_blank">Keyword</a> density</strong><br />
Kepadatan atau kerapatan kata kunci max 1,5%.</li>
<li>Membuat konten untuk manusia, <strong>BUKAN HANYA</strong> untuk mesin pencari:<br />
<a title="Menulis artikel" href="http://fahrurrozi.com/50-kesalahan-menulis-artikel-blog-bagian-1/" target="_blank">Menulis artikel</a> yang mempunyai kualitas tinggi, penuh informasi dan aktual, yang sering saya sampaikan konten &#8220;fresh&#8221; hehe.. Menjaga tag judul (H1, h2, h3) dan konten rapi. Kalau merunut pada W3.org, susunan heading ini bersifat menyeluruh, mulai title, deskripsi, judul, artikel dst. Demikianlah urutan yang ideal.<br />
H1 title blog<br />
H2 deskripsi<br />
H2 judul artikel<br />
H3 sub judul<br />
H4 sub sub-judul<br />
dst..<br />
Akan tetapi penerapannya fleksibel, umpama dalam artikel memang ada sesuatu yang penting, bisa jadi menggunakan H2 atau bahkan H1, sehingga mempunyai tingkat kepentingan yang sama dengan title. (Dan yang bikin sedih, banyak artikel saya yang tidak penting memakai atribut H1 hihi)</li>
</ol>
<p>Selain dari beberapa hal di atas, saya tertarik beberapa <a href="http://www.automotivedigitalmarketing.com/profiles/blogs/google-penguin-update-recovery-tips-and-advice-from-danny-sulliva" target="_blank">tips</a> Brian Pasch :</p>
<ul>
<li>Menghapus link di footer semua halaman website yang mengarah ke situs kita sendiri. Dan umumnya theme bawaan banyak yang membuat link kembali ke domain utama (homepage). Awalnya link baik, tetapi saat sekarang dapat dilihat sebagai sesuatu yang tidak wajar.</li>
<li>If you have any &#8220;sidebar&#8221; WordPress links that appear on all pages, kill them. These also will appear to Google as unnatural. (Maaf, sudah saya translate tapi tidak pahhuam makzudnya hahaha&#8230; silahkan terjemahkan sendiri)</li>
<li>Berhati-hati dalam posting konten, tidak menyalahgunakan link dan kata kunci dalam setiap artikel satu. (wah ini saran juga bikin pekerjaan banyak, lha modelnya dalam setiap artikel sudah terbiasa ngasih link, dan parahnya anchor teksnya sama wahahaha&#8230;.)</li>
</ul>
<p><em>Nah</em>, dari beberapa pendapat dan arahan master SEO, selanjutnya menjadi tertarik dengan kalimat Matt Cutts untuk praktik SEO <a href="http://googlewebmastercentral.blogspot.com/2012/04/another-step-to-reward-high-quality.html" target="_blank">yang bersih</a> (atau bahkan tidak ada SEO sama sekali) benar-benar menjadi suatu hal menarik, dan hal ini tidak lain berkaitan dengan kualitas dari isi blog, karena saya jadi teringat artikel lama tentang <a title="Konten orisinil blog" href="http://fahrurrozi.com/masalah-konten-orisinil-posting-blog/" target="_blank">konten orisinal</a>.</p>
<p>Pernyataan &#8220;<strong>tidak ada <a title="SEO" href="http://fahrurrozi.com/tentang-pengertian-dan-tujuan-seo/" target="_blank">SEO</a> sama sekali</strong>&#8221; bukan berarti sama sekali mengabaikan tips dan trik SEO, akan tetapi yang dimaksud adalah tidak melakukan search engine optimation secara berlebihan, yang dianggap webspam.<br />
Secara tidak langsung, optimasi yang diharapkan oleh Google misalnya, kualitas konten baik, dari sisi artikel, keterkaitan antar paragraf, kesinambungan antara title blog &#8211; judul posting &#8211; artikelnya, struktur halaman html, keyword yang tepat (ada keterkaitan), kecepatan <a title="loading blog" href="http://fahrurrozi.com/mengetahui-kecepatan-loading-blog/" target="_blank">loading blog</a> dll. Dan beberapa hal tesebut menjadi proyek saya bulan ini merombak total blog, gara-gara sama w3.org tidak dianggap valid hehehe dan sama PageSpeed dikatakan lambat loadingnya <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selama kurang lebih setahun ini saya blogging tidak terlalu memikirkan tips SEO secara berlebihan, apalagi untuk blogwalking atau sharing ke forum dan media sosial juga malas. Kalau lagi mau bikin, tiap hari bisa memposting artikel, meluangkan waktu untuk membuat. Tapi kalau lagi malas.. ya terkadang sebulan cuma posting satu biji doang&#8230; dan asal-asalan dalam membikin artikelnya, maksudnya tidak memperhatikan penyebaran keyword dan lain-lain. Yang penting ada artikel baru, biar sama search engine masih dianggap &#8220;hidup&#8221;, hasilnya lumayanlah, bisa menarik 1-2 pengunjung hihi..</p>
<p>Tetapi justru dari ketidak-<em>ajegan</em> ini saya dapat memantau perkembangan blog, banyak dan sedikitnya pengunjung yang masuk menelusuri situs. Ternyata ada satu hal yang menjadi catatan penting bagi saya, yang beberapa kali sudah saya paparkan pada postingan sebelumnya, yaitu banyak sedikitnya pengunjung tergantung dari kualitas konten yang &#8220;fresh&#8221;. Maka adanya hiruk pikuk banyak website yang turun traffic-nya setelah Google Panda diluncurkan, dan melakukan update beberapa kali, terakhir menjelma menjadi Penguin tidak terlalu berpengaruh pada blog. Berhenti posting, pengunjung ajeg, cuma naik-turun tidak terlalu jauh. Lama tidak update artikel, visitor menurun. Rajin bikin konten, alamat pengunjung bertambah.</p>
<p>Jumlah bertambahnya pengunjung ketika ada posting baru juga saya mencatat semua tergantung kualitas konten yang disajikan. Jika baik, dari sisi materi dan peyebaran keyword, maka bertambahnya banyak. Jika asal menulis, tidak ada kreatifitas sama sekali, tambah sedikit, terkadang juga cuma beberapa hari saja, setelah itu normal lagi. Tidak terpengaruh sama sekali dengan <a title="Google Panda Update" href="http://fahrurrozi.com/solusi-dan-efek-google-panda-update/" target="_blank">Panda Update</a>, Google Penguin maupun <a title="Google Honeymoon" href="http://fahrurrozi.com/google-honeymoon-untuk-promosi-posting-baru/" target="_blank">Google Honeymoon</a>, atau bisa jadi &#8220;belum&#8221; dan sudah siap-siap dengan jurus2 SEO dasar.</p>
<p>Oh iya, hampir lupa, untuk berhati-hati membuat meta title, agar tidak terjadi pengulangan keyword. Misalnya Tutorial Internet, SEO dan blogging | Tutorial Internet by Yusuf Fahrurrozi. Pengulangan tersebut dinilai buruk, dan menurunkan rangkit peringkat SERP.</p>
<p>Demikian saja ulasan singkat tentang algoritma search engine Google Penguin yang baru dan mengenai kualitas konten blog yang disuka mesin pencari. Sehingga mulai sekarang saya harus lebih banyak belajar membuat posting artikel yang &#8220;fresh&#8221; dan berkualitas tinggi, dan memperdalam SEO yang menurut saya <em>mbulet</em> hihi. Dengan struktur html yang baik, proses load blog cepat, konten menarik, maka kedepannya setiap kali Google Penguin Update algoritma tidak berpengaruh buruk terhadap peringkat website pada hasil pencarian search engine. Malah harapannya, terdongkrak naik secara alamiah dengan optimasi SEO yang sewajarnya. Maaf, terima kasih dan semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahrurrozi.com/google-penguin-dan-kualitas-konten-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kode Breadcrumbs WordPress Tanpa Plugin</title>
		<link>http://fahrurrozi.com/kode-breadcrumbs-wordpress-tanpa-plugin/</link>
		<comments>http://fahrurrozi.com/kode-breadcrumbs-wordpress-tanpa-plugin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 19:43:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yusuf Fahrurrozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[kode php]]></category>
		<category><![CDATA[Kode php html css]]></category>
		<category><![CDATA[Optimasi blog]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[Tanpa plugin]]></category>
		<category><![CDATA[Tips SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahrurrozi.com/?p=1428</guid>
		<description><![CDATA[Cara manual membuat menu breadcrumbs WordPress tanpa plugin. Navigasi breadcrumbs pada blog merupakan suatu petunjuk bagi pengunjung untuk mengetahui posisinya dalam menelusuri konten situs. Sehingga menjadi komponen penting bagi blog, khususnya yang mempunyai konten dan sub kategori/page yang banyak. Memasang breadcrumbs pada blog WordPress bisa menggunakan plugin. Akan tetapi saya termasuk orang yang berusaha menggunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cara manual membuat menu <a title="Breadcrumbs WordPress tanpa plugin" href="http://fahrurrozi.com/kode-breadcrumbs-wordpress-tanpa-plugin/">breadcrumbs WordPress tanpa plugin</a>. Navigasi breadcrumbs pada blog merupakan suatu petunjuk bagi pengunjung untuk mengetahui posisinya dalam menelusuri konten situs. Sehingga menjadi komponen penting bagi blog, khususnya yang mempunyai konten dan sub kategori/page yang banyak.</p>
<p><span id="more-1428"></span>Memasang breadcrumbs pada blog WordPress bisa menggunakan plugin. Akan tetapi saya termasuk orang yang berusaha menggunakan sedikit mungkin plugin yang terpasang, lebih suka memasang kode langsung pada theme WordPress. Tujuannya agar loading blog cepat, tidak terbebani aneka ragam plugin saat diakses.</p>
<p>Yang perlu diperhatikan, untuk mencoba pasang suatu kode, baik php atau js dll sebaiknya coba dulu secara <a title="WordPress offline atau server local" href="http://fahrurrozi.com/instalasi-wordpress-secara-offline-server-local/" target="_blank">offline atau server local (localhost)</a>. Sehingga kekurangan dan kelebihannya sudah kita ketahui.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1582" title="breadcrumbs WordPress" src="http://fahrurrozi.com/wp-content/uploads/2012/04/breadcrumbs-Wordpress.png" alt="Gambar breadcrumbs WordPress" width="400" height="228" /></p>
<p>Dan jangan lupa untuk backup file maupun theme terlebih dahulu, untuk berjaga-jaga jika ada error yang tidak terduga. Berikut kode breadcrumbs WordPress yang sudah terpasang dalam blog ini.</p>
<p>Buka file <code>function.php</code> pada theme yang dipakai. Atau jika melalui dashboard WordPress, pilih <strong>Appearance</strong> &#8211; <strong>Editor</strong>, kemudian pilih <strong>Theme Function</strong> (<em><code>function.php</code></em>).</p>
<p>Copy kode di bawah ini</p>
<pre>function dimox_breadcrumbs() {

  $showOnHome = 0; // 1 - show breadcrumbs on the homepage, 0 - don't show
  $delimiter = '&amp;raquo;'; // delimiter between crumbs
  $home = 'Home'; // text for the 'Home' link
  $showCurrent = 1; // 1 - show current post/page title in breadcrumbs, 0 - don't show
  $before = '&lt;span&gt;'; // tag before the current crumb
  $after = '&lt;/span&gt;'; // tag after the current crumb

  global $post;
  $homeLink = get_bloginfo('url');

  if (is_home() || is_front_page()) {

    if ($showOnHome == 1) echo '&lt;div id="crumbs"&gt;&lt;a href="' . $homeLink . '"&gt;' . $home . '&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;';

  } else {

    echo '&lt;div id="crumbs"&gt;&lt;a href="' . $homeLink . '"&gt;' . $home . '&lt;/a&gt; ' . $delimiter . ' ';

    if ( is_category() ) {
      global $wp_query;
      $cat_obj = $wp_query-&gt;get_queried_object();
      $thisCat = $cat_obj-&gt;term_id;
      $thisCat = get_category($thisCat);
      $parentCat = get_category($thisCat-&gt;parent);
      if ($thisCat-&gt;parent != 0) echo(get_category_parents($parentCat, TRUE, ' ' . $delimiter . ' '));
      echo $before . 'Archive by category "' . single_cat_title('', false) . '"' . $after;

    } elseif ( is_search() ) {
      echo $before . 'Search results for "' . get_search_query() . '"' . $after;

    } elseif ( is_day() ) {
      echo '&lt;a href="' . get_year_link(get_the_time('Y')) . '"&gt;' . get_the_time('Y') . '&lt;/a&gt; ' . $delimiter . ' ';
      echo '&lt;a href="' . get_month_link(get_the_time('Y'),get_the_time('m')) . '"&gt;' . get_the_time('F') . '&lt;/a&gt; ' . $delimiter . ' ';
      echo $before . get_the_time('d') . $after;

    } elseif ( is_month() ) {
      echo '&lt;a href="' . get_year_link(get_the_time('Y')) . '"&gt;' . get_the_time('Y') . '&lt;/a&gt; ' . $delimiter . ' ';
      echo $before . get_the_time('F') . $after;

    } elseif ( is_year() ) {
      echo $before . get_the_time('Y') . $after;

    } elseif ( is_single() &amp;&amp; !is_attachment() ) {
      if ( get_post_type() != 'post' ) {
        $post_type = get_post_type_object(get_post_type());
        $slug = $post_type-&gt;rewrite;
        echo '&lt;a href="' . $homeLink . '/' . $slug['slug'] . '/"&gt;' . $post_type-&gt;labels-&gt;singular_name . '&lt;/a&gt; ' . $delimiter . ' ';
        if ($showCurrent == 1) echo $before . get_the_title() . $after;
      } else {
        <span style="color: #339966;">$cat = get_the_category(); $cat = $cat[0];</span>
        <span style="color: #339966;">echo get_category_parents($cat, TRUE, ' ' . $delimiter . ' ');</span>
        <span style="color: #339966;">if ($showCurrent == 1) echo $before . get_the_title() . $after;</span>
      }

    } elseif ( !is_single() &amp;&amp; !is_page() &amp;&amp; get_post_type() != 'post' &amp;&amp; !is_404() ) {
      $post_type = get_post_type_object(get_post_type());
      echo $before . $post_type-&gt;labels-&gt;singular_name . $after;

    } elseif ( is_attachment() ) {
      $parent = get_post($post-&gt;post_parent);
      $cat = get_the_category($parent-&gt;ID); $cat = $cat[0];
      echo get_category_parents($cat, TRUE, ' ' . $delimiter . ' ');
      echo '&lt;a href="' . get_permalink($parent) . '"&gt;' . $parent-&gt;post_title . '&lt;/a&gt; ' . $delimiter . ' ';
      if ($showCurrent == 1) echo $before . get_the_title() . $after;

    } elseif ( is_page() &amp;&amp; !$post-&gt;post_parent ) {
      if ($showCurrent == 1) echo $before . get_the_title() . $after;

    } elseif ( is_page() &amp;&amp; $post-&gt;post_parent ) {
      $parent_id  = $post-&gt;post_parent;
      $breadcrumbs = array();
      while ($parent_id) {
        $page = get_page($parent_id);
        $breadcrumbs[] = '&lt;a href="' . get_permalink($page-&gt;ID) . '"&gt;' . get_the_title($page-&gt;ID) . '&lt;/a&gt;';
        $parent_id  = $page-&gt;post_parent;
      }
      $breadcrumbs = array_reverse($breadcrumbs);
      foreach ($breadcrumbs as $crumb) echo $crumb . ' ' . $delimiter . ' ';
      if ($showCurrent == 1) echo $before . get_the_title() . $after;

    } elseif ( is_tag() ) {
      echo $before . 'Posts tagged "' . single_tag_title('', false) . '"' . $after;

    } elseif ( is_author() ) {
      global $author;
      $userdata = get_userdata($author);
      echo $before . 'Articles posted by ' . $userdata-&gt;display_name . $after;

    } elseif ( is_404() ) {
      echo $before . 'Error 404' . $after;
    }

    if ( get_query_var('paged') ) {
      if ( is_category() || is_day() || is_month() || is_year() || is_search() || is_tag() || is_author() ) echo ' (';
      echo __('Page') . ' ' . get_query_var('paged');
      if ( is_category() || is_day() || is_month() || is_year() || is_search() || is_tag() || is_author() ) echo ')';
    }

    echo '&lt;/div&gt;';

  }
} // end dimox_breadcrumbs()</pre>
<p>Selanjutnya paste di bawah kode <span style="color: #ff0000;"><code>&lt;?php</code></span> pada file <code>function.php</code> kemudian <strong>Save</strong> untuk menyimpan perubahan tersebut. Langkah selanjutnya untuk menempatkan atau memanggil fungsi breadcrumb blog tersebut. Umumnya terletak di atas judul posting, silahkan buka file <code>header.php</code><br />
Copy kode di bawah :</p>
<pre>&lt;?php if(function_exists('dimox_breadcrumbs'))dimox_breadcrumbs();?&gt;</pre>
<p>Paste di sekitar area paling bawah file <code>header.php</code>, untuk disesuaikan dengan struktur theme.</p>
<p>Agar tampilan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan hajat hidup admin blog hehehe, tambahkan kode di bawah ke dalam file <code>style.css</code> (<code>Stylesheet</code>) theme</p>
<pre>#crumbs{margin:5px 20px;padding:5px 0}
#crumbs .current{background:none;color:#777;border:none}</pre>
<p>Dengan kode css ini desain <a title="Menu breadcrumbs WordPress" href="http://fahrurrozi.com/kode-breadcrumbs-wordpress-tanpa-plugin/">breadcrumbs WordPress</a> dapat disesuaikan, mulai warna teks, background, border, margin, efek shadow dll.<br />
Kode breadcrumbs di atas artikel posting tidak berupa link. Jika ingin menjadi link ke artikel, maka cari kode seperti di bawah (yang saya warna hijau kode aslinya):</p>
<pre>        $cat = get_the_category(); $cat = $cat[0];
        echo get_category_parents($cat, TRUE, ' ' . $delimiter . ' ');
        if ($showCurrent == 1) echo $before . get_the_title() . $after;</pre>
<p>ganti dengan kode di bawah ini</p>
<pre>        $cat = get_the_category(); $cat = $cat[0];
        echo get_category_parents($cat, TRUE, ' ' . $delimiter . ' ');
        if ($showCurrent == 1) echo $before . '&lt;a href="' . get_permalink($page-&gt;ID) . '"title="' . get_the_title() . '"&gt;' . get_the_title() . '&lt;/a&gt;' . $after;</pre>
<p>Perubahan sebenarnya hanya baris ke-tiga saja. Hasilnya seperti yang saya pakai sekarang. Dengan menggunakan breadcrumbs ini, maka kategori yang berada di bawah posting konten saya hapus, untuk meminimalkan permintaan ke server (http request). Agar loading blog cepat sesuai dengan tips SEO yang umum berlaku.</p>
<p>Terkadang orang mempunyai keinginan yang berbeda dalam mendesain blog. Misalnya navigasi breadcrumbs di atas menginginkan untuk home dan delimiter menggunakan gambar tertentu agar menarik dan tampil beda. Maka cukup mengganti kode home dan delimiter seperti di bawah:</p>
<pre>    $delimiter = '&amp;raquo;'; <span style="color: #339966;">// delimiter between crumbs</span>
    $home = 'Home'; <span style="color: #339966;">// text for the 'Home' link</span></pre>
<p>ganti dengan kode di bawah:</p>
<pre>    $delimiter = '&lt;img src="/path/to/divider.gif" alt="" /&gt;';  <span style="color: #339966;">// delimiter between crumbs</span>
    $home = '&lt;img src="/path/to/home.jpg" alt="Home" /&gt;';  <span style="color: #339966;">// text for the 'Home' link</span></pre>
<p>Ganti <code>path...</code> dengan direktori atau URL image. Untuk mengatur tata letak image, tambahkan ke dalam <code>style.css</code> kode di bawah:</p>
<pre>#crumbs img { vertical-align: middle; }</pre>
<p>Dengan adanya breadcrumbs blog ini maka pengunjung dapat mengetahui kedalaman posisinya dalam menelusuri konten. Selain itu search engine juga turut bersuka-cita karena blog semakin ber-SEO ria sehingga tidak ragu untuk memberikan referensi kepada seseorang yang mengetikkan keyword di mesin pencariannya he..he..</p>
<p>Tidak hanya breadcrumbs blog, jika Anda juga berminat mengurangi plugin, silahkan copy kode-kodenya tentang membuat <a title="Pagenavi WordPress tanpa plugin" href="http://fahrurrozi.com/page-number-pagenavi-wordpress-tanpa-plugin/" target="_blank">pagenavi blog</a>, <a title="Random post tanpa plugin" href="http://fahrurrozi.com/membuat-random-post-tanpa-plugin-wordpress/" target="_blank">random post</a> dan <a title="Related posts tanpa plugin" href="http://fahrurrozi.com/artikel-terkait-wordpress-related-posts-update/" target="_blank">artikel terkait (related posts)</a> tanpa plugin semua.</p>
<p>Demikian saja sharing kode php untuk membuat breadcrumb WordPress tanpa plugin. Artikel pertama setelah blog saya rombak total, mumpung banyak temennya akibat dari <a title="Efek Google Panda Update" href="http://fahrurrozi.com/solusi-dan-efek-google-panda-update/" target="_blank">efek Google Panda update</a> <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Maaf, terima kasih dan semoga bermanfaat.</p>
<p>Credit to : <a href="http://dimox.net/wordpress-breadcrumbs-without-a-plugin/" target="_blank">Dimox.net</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahrurrozi.com/kode-breadcrumbs-wordpress-tanpa-plugin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Solusi dan Efek Google Panda Update</title>
		<link>http://fahrurrozi.com/solusi-dan-efek-google-panda-update/</link>
		<comments>http://fahrurrozi.com/solusi-dan-efek-google-panda-update/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 19:45:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yusuf Fahrurrozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial web]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Tips SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahrurrozi.com/?p=1290</guid>
		<description><![CDATA[Google Panda adalah algoritma Search Engine Google dalam merangking hasil pencarian yang dirilis awal tahun 2011. Algoritma Panda ditujukan untuk menyaring situs-situs berkualitas tinggi bisa tampil di halaman teratas, dan menenggelamkan blog yang dianggap spam atau berkualitas rendah. Tak terbayangkan efek kedahsyatannya, apalagi setelah Panda Update di tahun ini, karena hasil pencarian search engine Google [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Efek Google Panda" href="http://fahrurrozi.com/solusi-dan-efek-google-panda-update/">Google Panda</a> adalah algoritma Search Engine Google dalam merangking hasil pencarian yang dirilis awal tahun 2011. Algoritma Panda ditujukan untuk menyaring situs-situs berkualitas tinggi bisa tampil di halaman teratas, dan menenggelamkan blog yang dianggap spam atau berkualitas rendah. Tak terbayangkan efek kedahsyatannya, apalagi setelah Panda Update di tahun ini, karena hasil pencarian search engine Google telah membuat banyak sekali website yang &#8220;jungkir balik&#8221;, baik dari sisi peringkat, maupun langkah-langkah perbaikan.</p>
<p><span id="more-1290"></span>Simak saja apa yang terjadi dengan website <a href="http://techcrunch.com/2012/03/03/how-google-panda-changed-our-business/" rel="nofollow" target="_blank">Viewpoints.com</a> Traffik yang sudah tinggi dan mapan dari search engine Google punah dalam sesaat setelah update Panda terakhir diluncurkan. Dan langkah perbaikan yang dilakukan agar &#8220;bersahabat&#8221; dengan algoritma Google Panda tidak tanggung-tanggung, memerlukan waktu lama dan perjuangan.</p>
<p>Efek keganasan Google Panda yang menarik adalah hasil penelitian Declan McCullagh di situs <a href="http://news.cnet.com/8301-31921_3-20054797-281.html" rel="nofollow" target="_blank">CNET</a> yang cukup detail pada bulan April 2011 (<em>nah</em>, <em>udah lama kan</em> <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ). Jika hasil riset tahun lalu saja sudah menghasilkan dampak yang begitu besar terhadap hasil pencarian search engine di internet, apalagi tahun ini setelah google Panda melakukan update, tentu lebih luar biasa pengaruhnya terhadap SERP (Search Engine Result Page).</p>
<p>Ada blog yang diuntungkan, karena bisa dengan mudah melenggang di page 1 hasil pencarian. Akan tetapi sebaliknya, ada yang <em>nyungsep</em> jauh di halaman belakang, dan banyak yang tidak terindek sama sekali.</p>
<p><a title="Efek Google Panda" href="http://fahrurrozi.com/solusi-dan-efek-google-panda-update/">Efek Google Panda</a> yang perlu juga dipaparkan pada psoting blog kali ini, adalah terkait dengan penyelenggaraan kontes SEO yang marak di Indonesia. Karena disinyalir, banyak yang melanggar TOS Google. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca sendiri <a href="https://plus.google.com/u/0/105501965108087246894/posts/DKSQfShjseE" rel="nofollow" target="_blank">artikel</a>-nya Kaspar Szymanski tim Google Search Quality<br />
Karena dari komentar-komentar yang masuk dan tanggapan Kaspar Szymanski, kayaknya memang mengkhawatirkan bagi Blogger Indonesia yang mengikuti kontes SEO.</p>
<p>Dengan maraknya artikel blog yang menghilang dari peredaran <a title="Solusi terhadap Google Panda Update" href="http://fahrurrozi.com/solusi-dan-efek-google-panda-update/">search engine Google</a>, efek dari Panda Update, maka pemilik blog perlu sesegera mungkin melakukan perbaikan-perbaikan agar menjadi lebih bersahabat dengan TOS Google. Beberapa hal yang menurut saya penting sebagai berikut:</p>
<h2>1. Beberapa artikel dengan keyword sama</h2>
<p>Hindari membuat banyak atau beberapa artikel dengan keyword yang sama dan ditulis berulang-ulang. Karena hal ini akan dianggap spam. Dan memang logikanya ketika kita membuat artikel dengan keyword tertentu, akan menghasilkan sebuah ulasan yang berbeda-beda.</p>
<h2>2. Halaman dengan sedikit artikel</h2>
<p>Hindari untuk posting artikel yang hanya berisi 1/2 paragraf pendek. Jika sudah terlanjur, maka lebih baik dilakukan perbaikan atau menghapusnya. Artikel yang sedikit akan dianggap minim informasi, dan dianggap tidak berkualitas. <em>Wah</em> padahal beberapa page statis saya banyak yang sedikit, tapi belum sempat melakukan perbaikan, semoga masih dimaklumi oleh Google Panda karena masih sebagi Blogger pemula <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h2>3. Konten baru dan unik</h2>
<p>Ini yang saya sangat tekankan. Memang kalau ditelusuri, Panda menyukai informasi baru. Maka tak heran, situs-situs berita dalam riset Declan McCullagh kebanjiran traffik kunjungan karena selalu hadir di depan hasil pencarian.<br />
Sedangkan bagi saya yang lagi mulai belajar, pengertian &#8220;baru&#8221; bergeser jauh <em>hiks hiks</em>. Yang penting tidak ada yang sama dalam cara pembahasan dan alur penulisannya, itulah konten &#8220;baru&#8221; menurut versi saya. Hal itu juga disertai bukti <em>loh</em>, karena kalau dilihat semua artikel saya, sudah banyak yang mengupasnya sejak zaman dahulu kala. Toh kenyataannya dari hari ke hari search engine Google tetap menghantarkan &#8220;tamu&#8221; untuk berkunjung ke blog ini.</p>
<p>Misalnya tentang tutorial IF Excel. Sejak tahun 2000-an ke bawah tentu sudah tak terhitung yang membikin tutorialnya. Tetapi blog ini justru paling banyak dikunjungi dari search engine karena keyword IF Excel.<br />
Contoh yang lain seperti cara install Windows 7, atau tentang install Hiren&#8217;s BootCD ke USB Flashdisk. Sudah tak terhitung sebelum saya positng artikel tersebut yang membahasnya, dan faktanya sampai saat positng artikel ini, semua berjalan lancar dan Alhamdulillah selalu ada peningkatan visit dan pageview.</p>
<p>Yang pasti, jika saya mau posting artikel &#8220;baru&#8221; dan &#8220;unik&#8221; maka pengunjung akan bertambah. Jika malas, akan menurun sendirinya <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Maka yang penting posting artikel &#8220;fresh&#8221;, apapun bentuknya hehehe (kata fresh dalam tanda kutip <em>ya</em> <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<h2>4. Outlink Nofollow</h2>
<p>Solusi yang ditawarkan terkait dengan Google Panda dan kontes SEO oleh Kaspar Szymanski, dan yang mulai saya kerjakan yaitu mengubah atribut <strong>outlink</strong> atau link keluar dalam artikel saya menjadi <strong>nofollow</strong>. Dan ternyata hal ini manjur luar biasa, yang selama ini saya abaikan.</p>
<p>Misalnya artikel tentang Windows Security Update 1 ataupun 2, seingat saya sejak posting belum pernah ada pengunjung yang masuk melalui search engine Google <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Karena dalam artikel tersebut, terdapat puluhan link download ke situs Microsoft, yang dofollow semua. Mulai kemarin sore saya membenahi outlink artikel blog, dan baru 1/4 perjalanan <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Artikel Windows Security Update menjadi prioritas utama karena saking banyaknya link di dalamnya. Hasilnya <em>maknyus</em> <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  sekitar 1 jam setelah saya mengedit link menjadi nofollow, search engine Google bersedia mengantar 1 tamu berkunjung <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Yang menambah saya tersenyum bahagia, visitor membuka kedua artikel tersebut dengan durasi 29 detik, <em>wah</em> ini mantap untuk memulai hubungan yang baik dengan mesin pencari hehehe</p>
<p>Langkah-langkah untuk menyikapi agar sebuah blog sesuai dengan TOS Google di atas hanya beberapa saja yang saya kutip, jika Anda juga berminat baca <a href="http://www.webconfs.com/google-panda-article-40.php" rel="nofollow" target="_blank">di sini</a> untuk lebih lengkapnya.</p>
<p>Dengan pembaruan algoritma <a title="Solusi dan efek Google Panda Update" href="http://fahrurrozi.com/solusi-dan-efek-google-panda-update/">search engine Google Panda</a>, kegiatan blogging semakin penuh tantangan. Maka saya tidak akan melewatkan untuk memanfaatkan semaksimal mungkin <a title="Fenomena Google Honeymoon" href="http://fahrurrozi.com/google-honeymoon-untuk-promosi-posting-baru/" target="_blank">fenomena Google Honeymoon</a>, karena dari sinilah isi konten blog diketahui banyak orang. Karena sampai saat ini, search engine Google masih menjadi yang terbanyak dipakai netter. Kekuatan <a title="Tips SEO letak keyword blog" href="http://fahrurrozi.com/meluruskan-tips-seo-tentang-letak-keyword/" target="_blank">keyword blog</a> dalam artikel yang &#8220;baru&#8221; dan unik dapat dimulai dari <a title="Masalah konten orisinil artikel blog" href="http://fahrurrozi.com/masalah-konten-orisinil-posting-blog/" target="_blank">konten orisinil blog</a>, karena setiap orang pasti mempunyai pengalaman, pemahaman dan pengetahuan yang berbeda-beda walaupun sumbernya sama <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Terima kasih, maaf dan semoga bermanfa&#8217;at.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahrurrozi.com/solusi-dan-efek-google-panda-update/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Honeymoon Untuk Promosi Posting Baru</title>
		<link>http://fahrurrozi.com/google-honeymoon-untuk-promosi-posting-baru/</link>
		<comments>http://fahrurrozi.com/google-honeymoon-untuk-promosi-posting-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 08:47:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yusuf Fahrurrozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial web]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Tips SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahrurrozi.com/?p=1256</guid>
		<description><![CDATA[Google Honeymoon merupakan fenomena Search Engine Google menampilkan artikel atau postingan baru di halaman pertama hasil pencarian. Oleh karena itu, maka fenomena ini menjadi pembahasan dan analisis yang beragam dari waktu ke waktu. Termasuk saya sendiri mempunyai pandangan yang barangkali berbeda, dimana algoritma mesin pencari tersebut sebuah promosi artikel atau posting baru untuk dilakukan analisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Tentang Google Honeymoon" href="http://fahrurrozi.com/google-honeymoon-untuk-promosi-posting-baru/">Google Honeymoon</a> merupakan fenomena Search Engine Google menampilkan artikel atau postingan baru di halaman pertama hasil pencarian. Oleh karena itu, maka fenomena ini menjadi pembahasan dan analisis yang beragam dari waktu ke waktu. Termasuk saya sendiri mempunyai pandangan yang barangkali berbeda, dimana algoritma mesin pencari tersebut sebuah promosi artikel atau posting baru untuk dilakukan analisa terhadap kualitas kontennya.</p>
<p><span id="more-1256"></span>Istilah honeymoon diambil dari masa-masa pengantin baru mengawali/menjalani kehidupan bersama, untuk lebih mengenal antara satu sama lain. Sehingga terbangun sebuah komitmen bersama mengarungi hidup dalam suka dan duka. Baik dan buruknya komunikasi yang terjalin selama honeymoon, akan berpengaruh pada masa selanjutnya, ketika mereka sudah kembali kepada rutinitas sehari-hari.</p>
<p>Atau pada sebuah komunitas/kelompok ada anggota baru, maka pada awal-awalnya akan diberi kesempatan untuk menampilkan atau menunjukkan kemampuan yang dimilkinya. Jika kemampuan yang ditampilkan mendapat nilai positif, maka pada kegiatan-kegiatan selanjutnya pasti akan selalu diikutsertakan. Jika kemampuan berkualitas tinggi, maka akan dipercaya menjadi pemimpin, atau memegang jabatan penting, walaupun masih baru. Jika kualitas sedang, <em>ya</em> dapat jabatan sedang <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Jika rendah, masihkah ada yang ingin memperdayakannya? <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Itulah gambaran sederhana kehidupan di sekitar kita.</p>
<p>Maka tak berbeda dengan postingan baru blog, oleh search engine Google diberikan kesempatan langsung bisa tampil di halaman pertama hasil pencarian, tanpa perlu dilakukan optimasi SEO. Cara kerja algoritma mesin pencari tersebut bukan semata-mata untuk menyenangkan atau hiburan bagi admin post, tetapi sebuah upaya dari Google untuk mengenalkan kepada publik terhadap keyword yang dicarinya.</p>
<p>Pada masa promosi postingan baru blog ini, setiap kali ada pengunjung yang membukanya menjadi bahan analisa Google, untuk mengetahui kualitas konten tersebut. Dan tentunya hal ini juga akan terkait erat dengan posting blog lainnya. Katakanlah Google saat mengindek artikel baru, sudah mempunyai nilai skor, ditinjau dari keunikannya. Maka agar fair, dan mendapat penilaian langsung dari manusia, posting baru langsung ditempatkan di page 1 hasil pencarian. Jika setiap pengunjung yang membukanya dengan durasi cukup untuk membacanya (tergantung jumlah karakter artikel), maka Google akan mencatat sebagai artikel yang berkualitas. Apalagi ternyata pengunjung juga tertarik membuka beberapa posting yang lain, maka tentunya hal ini menunjukkan ada relevansi atau keterkaitan dengan artikel yang lain. Sehingga artikel tersebut benar-benar dianggap konten berkualitas tinggi, dan akan selalu mendapat perhatian Search Engine Google. Karena search engine sudah merasa pada jalur yang benar mengarahkan pengunjung mencari artikel blog yang sesuai dengan keyword atau kata kunci yang diketik <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Nah</em> enaknya kalau sudah mendapat &#8220;perhatian&#8221; lebih dari search engine, tanpa dilakukan optimasi SEO yang ribet <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  (bagi pemula seperti saya) artikelnya akan selalu bisa berada pada papan atas hasil pencarian. Dan tentunya hal inilah yang menjadi harapan setiap Blogger, posting artikel bisa tampil di page terdepan, atau paling tidak di page 2/3.</p>
<p>Logika terbalik saya, jika artikel tersebut tidak berkualitas, ditulis secara asal-asalan, apalagi cuma artikel hasil copas, maka pengunjung tidak akan lama membukanya, dan efek selanjutnya malas untuk mencari atau melihat artikel yang lain. Kalau hal ini yang terjadi, tentunya esok hari setelah masa promosi (honeymoon) Search Engne Google akan malas untuk menampilkan di halaman depan, karena sudah menganggap artikel tersebut berkualitas rendah <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Maka secara pribadi, saya merasa senang dan berterima kasih kepada Google yang telah menyusun algoritma search engine-nya sedemikian rupa, berpikir layaknya manusia. Dan memang tujuan itu yang menjadi dasar algoritma mesin pencari paman Google.<br />
Sehingga artikel-artikel saya bisa diketahui atau dikenal oleh orang <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  tanpa perlu melakukan optimasi SEO yang berlebihan, atau lebih sering saya tidak melakukan optimasi SEO, cukup tips SEO dasar saja, yaitu saat proses membuat artikel dengan memperhatikan keyword density dan penyebarannya. Setelah posting ya sudah pekerjaan selesai, malas untuk mencari backlink (linkbuilding) atau sekedar cek peringkat dari hari ke hari saya juga sudah malas banget.</p>
<p>Masa uji berlaku (kayak kendaraan aja <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ) <a title="Fenomena Google Honeymoon" href="http://fahrurrozi.com/google-honeymoon-untuk-promosi-posting-baru/">fenomena Google Honeymoon</a> beragam pendapat, ada yang mengatakan 2-3 hari, sekitar 6 hari, 6 pekan dll. Semua mempunyai analisa sendiri-sendiri, dan saya tidak tahu mana yang mendekati kebenaran fenomena tersebut.</p>
<p>Tetapi yang pasti sudah melekat dalam pemikiran saya, posting artikel baru dapat tampil di halaman pertama hasil pencarian, semua itu tergantung pada kekuatan <a title="Tips SEO tentang letak keyword" href="http://fahrurrozi.com/meluruskan-tips-seo-tentang-letak-keyword/" target="_blank">keyword</a> dan keunikannya. &#8220;Unik&#8221; dimaksudkan bahwa dari susunan kata, paragraf, relevansi antar paragraf, jumlah karakter dianggap sebagai hal baru, belum/tidak ada yang menyamai sebagian besar konten tersebut, walaupun sebenarnya tema lama dan sudah banyak yang membahasanya <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jika <a title="Masalah konten orisinil artikel blog" href="http://fahrurrozi.com/masalah-konten-orisinil-posting-blog/" target="_blank">konten artikel</a> berkualitas baik dan unik, maka sejak diposting, sampai masa Google Honeymoon berakhir, akan tetap berada di halaman pertama SERP (Search Engine Result Page). Karana ada beberapa artikel saya yang mengalami fenomena ini, sampai beberapa bulan tetap page 1, dan sampai sekarang keyword-keyword tersebut yang menjadi jalan masuk ke blog ini <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Ada juga beberapa (aslinya banyak <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ) artikel saya, benar-benar mengalami <a title="Fenomena Google Honeymoon" href="http://fahrurrozi.com/google-honeymoon-untuk-promosi-posting-baru/">Google honeymoon</a>, bisa tampil di page 1, beberapa hari kemudian nyangkut di page 8, atau ada postingan baru yang sampai meloncat ke page 50-an hahahaha (sampai capai mencarinya)</p>
<p>Maka dalam beberapa artikel terakhir saya, khususnya yang ada kaitannya dengan SEO, saya katakan sudah malas ber-SEO-ria, terlalu ribet dan capek <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Biarlah seleksi alamiah dunia internet yang menentukan konten saya berkualitas atau tidak untuk dikunjungi. Tentunya melalui promosi Google mengenalkan ke publik dengan fenomena Google Honeymoon-nya.<br />
Thank you Uncle Google <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Maaf, terima kasih dan semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahrurrozi.com/google-honeymoon-untuk-promosi-posting-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook Error Status Hilang</title>
		<link>http://fahrurrozi.com/facebook-error-status-hilang/</link>
		<comments>http://fahrurrozi.com/facebook-error-status-hilang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2012 18:11:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yusuf Fahrurrozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Setting FB]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahrurrozi.com/?p=1251</guid>
		<description><![CDATA[Cara menampilkan status Facebook yang hilang atau tidak terlihat di beranda. Sejak tampilan baru Facebook kronologi atau timeline resmi diberlakukan, mulai saat itulah fb error, hal ini dirasakan banyak penggunanya. Karena status yang dibuat, ada yang terlihat, kadang terlihat, atau bahkan semua status tidak ada yang terlihat sama sekali, hal ini berlaku bagi yang masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cara menampilkan <a title="Status Facebook error hilang" href="http://fahrurrozi.com/facebook-error-status-hilang/">status Facebook</a> yang hilang atau tidak terlihat di beranda. Sejak tampilan baru Facebook kronologi atau timeline resmi diberlakukan, mulai saat itulah fb error, hal ini dirasakan banyak penggunanya. Karena status yang dibuat, ada yang terlihat, kadang terlihat, atau bahkan semua status tidak ada yang terlihat sama sekali, hal ini berlaku bagi yang masih menggunakan tampilan Facebook lama. Berikut cara mencari status lama yang hilang.</p>
<p><span id="more-1251"></span>Fenomena <a title="Status Facebook error hilang" href="http://fahrurrozi.com/facebook-error-status-hilang/">status Facebook hilang</a> juga saya alami <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , baik di akses melalui www.facebook.com, http://m.facebook.com, atau http://0.facebook.com beranda profil bersih alias tidak ada status sama sekali. Padahal mempunyai status banyak, tapi tidak ada yang terlihat sama sekali <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Satu tema sederhana yang dikeluhkan oleh Facebuker, karena setiap status yang dibuat, pada akhirnya hilang, tidak bisa dilihat oleh siapapun. Karena terkadang dalam status tersebut terdapat arti makna tersendiri terkait sebuah peristiwa atau moment tertentu, yang diharapkan menjadi kenangan bagi pemiliknya.</p>
<p>Untuk menampilkan atau melihat status lama, maka tidak ada cara lain selain migrasi <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  dari tampilan lama ke <a title="Masalah Facebook kronologi timeline" href="http://fahrurrozi.com/facebook-error-status-hilang/">Facebook kronologi atau timeline</a> (garis waktu). Akan tetapi hal tersebut juga tidak menjamin status terlihat, karena tetap saja banyak akun Facebook yang kebingungan mencari status, padahal sudah berganti ke kronologi.</p>
<h2>Tips Pertama</h2>
<p>Cara sederhana yang saya lakukan agar status lama (saya terakhir membuat status tanggal 16 November 2011 <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ) yaitu dengan memindah waktunya menjadi bulan Desember 2011. Tetapi ternyata sebagian user tetap tidak bisa mengakses atau melihat status mereka sendiri. Maka solusinya dengan klik tahun atau bulan yang terdapat pada garis waktu di sebelah kanan tanpilan kronologi, atau bisa langsung mengetikkan link profilnya, lebih jelasnya di bawah (Facebook sudah kronologi) :</p>
<p>Link profil Facebook ada 2 jenis, yang asli dan sudah di edit, contoh berikut sebagai referensi saja :</p>
<blockquote><p>http://www.facebook.com/<span style="color: #ff00ff;"><strong>namaku</strong></span><br />
http://www.facebook.com/profile.php?id=<span style="color: #ff00ff;"><strong>100000000000212</strong></span></p></blockquote>
<p>Model link yang pertama sudah diganti oleh pemilik akun. Yang kedua masih asli, id berupa nomor <span style="color: #ff00ff;">100000000000212</span></p>
<p>Maka untuk mengakses status pada bulan dan tahun tertentu, tinggal memasukkan tambahannya sebagai berikut :</p>
<blockquote>
<p style="padding-left: 30px;">http://www.facebook.com/<span style="color: #ff00ff;"><strong>namaku</strong></span>/timeline/2011</p>
<p style="padding-left: 30px;">http://www.facebook.com/<span style="color: #ff00ff;"><strong>100000000000212</strong></span>/timeline/2011</p>
</blockquote>
<p>Link di atas untuk mengakses semua status dan berita pada tahun 2011. Jika dengan cara tersebut ternyata masih belum ada yang terlihat, maka tambahkan bulan agar lebih spesifik, menjadi :</p>
<blockquote>
<p style="padding-left: 60px;">http://www.facebook.com/<span style="color: #ff00ff;"><strong>namaku</strong></span>/timeline/2011/11</p>
<p style="padding-left: 60px;">http://www.facebook.com/<span style="color: #ff00ff;"><strong>100000000000212</strong></span>/timeline/2011/11</p>
</blockquote>
<p>Ini cara untuk akses <a title="Status Facebook hilang" href="http://fahrurrozi.com/facebook-error-status-hilang/">status Facebook</a> bulan 11 atau November tahun 2011. Jika dengan langkah ini ternyata belum terlihat, coba diingat-ingat, siapa tahu tidak punya status atau aktifitas pada bulan tersebut <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gif' alt=':roll:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Setelah status atau berita apapun yang dicari terlihat, selanjutnya agar lebih mudah terlihat orang lain, maka memindah waktunya ke Desember. Pada pojok kanan setiap status atau berita, klik <strong>Sunting</strong>, lalu <strong>Ubah waktu</strong>. Gantilah bulannya ke Desember. Untuk mengembalikan ke tanggal semula, jika lupa, sorot gambar jam di bawah nama akun setiap status.<br />
Dengan langkah ini maka status atau berita tersebut dipindah ke <strong>garis waktu tahun</strong>. Tujuannya saat orang lain membuka profil, kemudian layar digeser ke bawah (scrolling) secara otomatis status dan berita tahun tersebut sudah terlihat.</p>
<blockquote><p><span style="color: #ff0000;"><strong>CATATAN :</strong></span> proses pemindahan ke garis waktu tahun mohon untuk dicermati. Yang pertama kali dipindah akan berada di bawah. Karena kasus akun saya saat uji coba, terbalik, diulang-ulang tetap hasilnya terbalik, maksudnya ingin status terakhir berada di atas <em>gitu</em>, tapi karena sudah terlanjur, akhirnya tetap terbalik <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p>KELEMAHANNYA : tips atau cara menampilkan status Facebook yang hilang di atas <strong>hanya berlaku</strong> diakses menggunakan http://www.facebook.com/ melalui PC atau komputer. Sedangkan untuk link akses timeline menggunakan m.facebook.com atau 0.facebook.com belum tahu caranya, tetap saja status tidak terlihat. Padahal jempoler <em>tuh</em> kalau gentayangan berbagi jempol <em>ma</em> komen lebih suka akses melalui m.facebook.com <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h2>Tips Kedua</h2>
<blockquote><p>UPDATE 7 April 2012 : <strong>Tips kedua saya hapus dari artikel blog ini</strong>, karena setelah diskusi panjang lebar dan mencoba-coba settingan Pesbuk dengan <a href="http://www.facebook.com/nc.gendutz" rel="nofollow" target="_blank">Nc Cilik &#8216;Gendutz&#8217;</a>, menghapus komentar pada log aktifitas ternyata bukan sekedar notifikasi atau pemberitahuan, tetapi menghapus komentar di status atau beranda orang lain. Jadi tips kedua ini tidak berlaku, dan artikelnya saya hapus. Maaf dan terima kasih.</p></blockquote>
<p>KESIMPULAN: tips di atas setidaknya yang saya lakukan untuk menampilkan <a title="Cara menampilkan status Facebook yang hilang" href="http://fahrurrozi.com/facebook-error-status-hilang/">status Facebook yang hilang</a>. Jika ingin berbagi dengan orang lain, jangan lupa untuk <a title="Cara setting Facebook menjadi publik" href="http://fahrurrozi.com/setting-privasi-facebook-jadi-publik/" target="_blank">setting pelanggan atau langganan Facebook jadi publik</a>. Maaf dan terima kasih, selamat mencoba menampilkan status fb yang tidak terlihat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahrurrozi.com/facebook-error-status-hilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Permasalahan Google Adsense</title>
		<link>http://fahrurrozi.com/permasalahan-google-adsense/</link>
		<comments>http://fahrurrozi.com/permasalahan-google-adsense/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Apr 2012 07:58:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yusuf Fahrurrozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adsense]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Daftar adsense]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Google Ads]]></category>
		<category><![CDATA[Iklan Adsense]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahrurrozi.com/?p=1247</guid>
		<description><![CDATA[Mempunyai akun Google Adsense merupakan keinginan banyak orang. Karena sampai saat ini, program yang ditawarkan oleh pengembang Google ini masih menjadi favorit bagi pemilik website atau blog untuk menambah pendapatan yang diperoleh dalam bentuk dollar. Akan tetapi, ternyata agar bisa menampilkan iklan Google Adsense tidak semudah yang saya bayangkan (maklum, sebagai pemula). Berikut beberapa permasalahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mempunyai akun <a title="Menangani beberapa masalah Google Adsense" href="http://fahrurrozi.com/permasalahan-google-adsense/">Google Adsense</a> merupakan keinginan banyak orang. Karena sampai saat ini, program yang ditawarkan oleh pengembang Google ini masih menjadi favorit bagi pemilik website atau <a title="Blog Yusuf Fahrurrozi" href="http://fahrurrozi.com/" target="_blank">blog</a> untuk menambah pendapatan yang diperoleh dalam bentuk dollar. Akan tetapi, ternyata agar bisa <a title="Cara menampilkan iklan Google Adsense" href="http://fahrurrozi.com/permasalahan-google-adsense/">menampilkan iklan Google Adsense</a> tidak semudah yang saya bayangkan (maklum, sebagai pemula). Berikut beberapa permasalahan yang saya alami sehingga iklan Adsense beberapa bulan tidak tampil, mulai dari kode PIN, informasi pajak, dan Google Friend Connect.</p>
<p><span id="more-1247"></span>Saat pertama kali memasang iklan Google Ads (Adsense), pada waktu itu belum support Bahasa Indonesia, sehingga harus melalui Google Friend Connect. Setelah terpasang kodenya, bulan-bulan pertama semua berjalan, iklan bisa tampil. Seiring berjalannya waktu, mulailah permasalahan yang bikin pusing <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  sebagai berikut :</p>
<h2>Kode PIN Google Adsense</h2>
<p>Mulai bulan kedua, setelah mendapatkan beberapa dollar, iklan kadang tampil, terkadang tidak tampil. Saat saya cek ke akun Ads, ternyata diminta verifikasi untuk memasukkan <a title="Masalah Kode PIN Google Adsense" href="http://fahrurrozi.com/permasalahan-google-adsense/">kode PIN dari Google</a> yang dikirim via pos. Langkah yang saya ambil minta untuk dikirimi kode PIN. Jika setelah 28 hari sejak pengajuan PIN belum ada pos dari Google, baru boleh mengajukan lagi untuk yang ke-dua. Maksimal dalam petunjuk Bantuan Google sebanyak 3 kali.</p>
<p>Memasuki bulan ketiga (belum mendapat kode PIN), iklan Google Adsense sama sekali tidak tampil. Setelah sebulan tidak ada kabar dari paman Google, saya putuskan untuk minta kode PIN yang kedua kalinya.</p>
<blockquote><p>Pada akun saya tersebut, ada 2 pesan / peringatan untuk segera dilakukan tindakan, yaitu memasukkan kode PIN dan informasi Pajak.</p></blockquote>
<p>Setelah menunggu sebulan, ternyata tidak jua datang pos dari mbah Google. Akhirnya untuk yang ketiga kalinya (dan mungkin terakhir dalam pikiran saya) minta kode PIN. Jika dalam 28 hari masih tidak ada kiriman PIN, putus sudah harapan untuk menampilkan iklan Adsen, dan&#8230;.<br />
Setelah menunggu sebulan lebih, ternyata benar-benar tidak ada kiriman pos seperti yang dijelaskan oleh paman Google. Dalam keputus-asaan, tidak tahu harus berbuat apa, saya biarkan kode Ads tetap tertanam dalam blog ini, biarpun tampilan menjadi jelek <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sudah menjamah forum bantuan Adsense, googling kesana kemari cuma capek dan semakin tidak jelas masa depan akun saya.<br />
Pada akhirnya akhir bulan Maret 2012 saat melihat-lihat akun Adsense, ada sedikit penjelasan, jika sudah 3 kali minta kode PIN ternyata tidak ada balasan, diminta mengisi form identitas untuk dikirim dan dianalisa permasalahan tersebut.<br />
Dalam form tersebut, ada bidang isian untuk melampirkan kartu identitas, baik KTP, BANK, dll. Tanpa berpikir dua kali saya lampirkan scan KTP. Beberapa hari kemudian dapat email balasan, dengan dikirimnya form isian yang disertai ID Card (kartu identitas) tersebut, maka tidak diperlukan lagi untuk memasukkan kode PIN <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Masalah kode PIN akhirnya beres. Tetapi ternyata iklan masih belum tampil <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Penyebabnya di bawah ini.</p>
<h2>Informasi Pajak Google Adsense</h2>
<p>Dulu <em>sih</em> pernah buka-buka link ini, tapi karena kurang paham, maka saya abaikan. Setelah permasalahan PIN beres, tetapi iklan Ads belum tampil, maka saya &#8220;nekad&#8221; mengisi form informasi pajak tersebut. Agak lama juga membaca detilnya (takut salah hehehe), dan beberapa kali mencoba pilihan <strong>ya</strong> atau <strong>tidak</strong> untuk melihat perbedannya. Dan setelah mencermati setiap pertanyaan (item pertanyaan ada penjelasan singkat dan rujukan), maka jawaban <a title="Pajak Google Adsense" href="http://fahrurrozi.com/permasalahan-google-adsense/">informasi pajak Google Adsense</a> untuk akun saya memilih &#8220;TIDAK&#8221; semua. Karena memang tidak punya bidang usaha yang bergerak di USA.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Walaupun file blog ini oleh RumahWeb (hosting blog saya) diletakkan di Amerika, tetapi pada form isiannya sudah ada penjelasan bahwa jasa hosting bukan termasuk didalamnya. Logika saya, tentu yang perlu membayar pajak ini adalah pihak RumahWeb sebagai pemilik hosting, atau lembaga lain yang digunakan jasanya oleh RumahWeb.</p>
<p>Setelah mengisi form informasi pajak ini, di beranda akun Adsense saya sudah tidak ada pesan atau peringatan lagi. Artinya dua langkah di atas sudah betul. <em>Mantabs deh</em> batin saya berteriak kegirangan&#8230; dan ternyata setelah menunggu beberapa hari iklan tetap tidak tampil <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gif' alt=':roll:' class='wp-smiley' />  Status kode iklan dalam akun saya masih tetap tertera &#8220;<strong>SIAGA</strong>&#8221; <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  padahal kalau iklannya tampil, akan tertera &#8220;<strong>AKTIF</strong>&#8221;<br />
Masalah berikutnya di bawah ini.</p>
<h2>Google Adsense support Bahasa Indonesia</h2>
<p>Seperti saya uraikan di awal posting, saat pertama kali memasang Adsen dari paman Google ini, masih menggunakan Google Friend Connect. Setelah permasalahan kode PIN dan pajak dapat diatasi, ternyata iklan belum juga tampil. Maka saya cari-cari penyebabnya. Mencoba <strong>login ke Google Friend Connect ternyata tidak bisa</strong>.</p>
<p>Sempat juga pada tanggal 31 Maret saya kirim pertanyaan ke Google tentang permasalahan yang saya alami. Dan kemungkinan membutuhkan waktu 2 hari untuk mendapat balasan jika banyak klaim yang masuk (normalnya 1 hari akan dibalas). Setelah menunggu sehari tidak ada pemberitahuan, berarti kemungkinan crew Google lagi sibuk, atau bisa jadi pertanyaan saya tidak memerlukan jawaban, karena &#8220;mungkin&#8221; sudah dianggap ada pada menu Bantuan Google, cuma saya saja yang tidak tahu hehe, maklum pemula dan tidak mengerti betul seluk-beluk Adsen <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Akhirnya tanggal 1 April 2012 kemarin, &#8220;nekad&#8221; mencoba mengganti kode dari Google Friend Connect dengan kode langsung yang dari Adsense. Dan ternyata iklan konten maupun link unit Adsense semua bisa tampil setelah menggunakan kode Adsen yang asli, tanpa melalui Google Friend Connect.<br />
Dari proses ini berarti <a title="Google Adsense support Bahasa Indonesia" href="http://fahrurrozi.com/permasalahan-google-adsense/">Google Adsense support Bahasa Indonesia</a>, untuk detailnya baca <a href="http://support.google.com/adsense/bin/answer.py?hl=en&amp;answer=9727" target="_blank">di sini</a>. Yang pada awalnya saya ragu, kebijakan ini bersifat sementara (uji coba) atau selamanya <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  dan saya berdo&#8217;a untuk selamanya hehehe</p>
<p>Kesimpulan dari proses menangani beberapa permasalahan iklan Google Adsense tidak tampil tersebut di atas yaitu :</p>
<ol>
<li>Kode PIN</li>
<li>Informasi Pajak</li>
<li>Google Adsense support Bahasa Indonesia</li>
</ol>
<p>Hikmah dari semua ini, bertambahnya pengetahuan tentang seluk beluk <a title="Menangani beberapa masalah Google Adsense" href="http://fahrurrozi.com/permasalahan-google-adsense/">Google Adsense</a>. Walaupun dalam menyelesaikan permasalahan di atas pada awalnya didasari &#8220;nekad&#8221;, karena sudah putus asa dan tidak tahu apa yang selanjutnya dilakukan. Kenekadan ini juga dengan alasan sederhana, jika memang akun tidak bisa menampilkan iklan, ya sekalian rusaknya <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  dan sudah siap dengan banned dari Paman Goog. Pokoknya langkah-langkah yang saya lakukan selama tidak menyalahi TOS (Term of Service), ya nekad <em>aja</em>. Mungkin sekitar 2/3 bulan prosesnya (benar-benar kelihatan pemula dan amatir) <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  Maaf, terima kasih dan semoga bermanfa&#8217;at.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahrurrozi.com/permasalahan-google-adsense/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Install Program Komputer</title>
		<link>http://fahrurrozi.com/tips-install-program-komputer/</link>
		<comments>http://fahrurrozi.com/tips-install-program-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2012 11:49:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yusuf Fahrurrozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer lambat]]></category>
		<category><![CDATA[Laptop lambat]]></category>
		<category><![CDATA[Loading cepat]]></category>
		<category><![CDATA[loading lambat]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[Win 7]]></category>
		<category><![CDATA[Win Xp]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Seven]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahrurrozi.com/?p=1239</guid>
		<description><![CDATA[Cepat atau lambat kinerja sebuah komputer bergantung pada banyak hal, mulai dari spesifikasi hardware dan program-program yang terinstall di dalamnya. Sehingga banyak sekali tips dan trik agar performa PC atau laptop dapat bekerja dengan kecepatan yang semestinya, dalam artian tidak lambat. Salah satunya pada saat pemasangan software ke komputer (proses installasi). Berikut beberapa tips menginstall [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cepat atau lambat kinerja sebuah komputer bergantung pada banyak hal, mulai dari spesifikasi hardware dan program-program yang terinstall di dalamnya. Sehingga banyak sekali tips dan trik agar performa PC atau laptop dapat bekerja dengan kecepatan yang semestinya, dalam artian tidak lambat. Salah satunya pada saat pemasangan software ke komputer (proses installasi). Berikut beberapa <a title="Cara Install Program Komputer" href="http://fahrurrozi.com/tips-install-program-komputer/">tips menginstall program</a> yang perlu diperhatikan.</p>
<p><span id="more-1239"></span>Setiap orang yang mengunakan komputer tentunya saat bekerja menginginkan akses yang cepat agar pekerjaan lekas selesai. Baik mulai dari menghidupkan komputer, selama mengerjakan tugas, atau bahkan ketika mematikan pc bisa dilakukan dengan cepat.<br />
Berangkat dari realitas yang sering saya temukan, banyak sekali pemilik pc/laptop tidak mengetahui asal usul sebuah program atau yang lebih parah juga tidak mengetahui fungsi kegunaannya <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /><br />
Dan pangkal permasalahan tersebut sebenarnya banyak yang berawal dari saat <a title="Cara Install Program Komputer" href="http://fahrurrozi.com/tips-install-program-komputer/">install program</a> tidak mencermati prosesnya, main klik <strong>Next</strong> &#8211; <strong>Next</strong> dan seterusnya. Berawal dari proses ini, mengakibatkan komputer menjadi lambat.</p>
<p>Biar lebih jelas, maka langsung saya tampilkan beberapa screenshot proses installasi program yang perlu dicermati.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1240" title="gambar-winamp" src="http://fahrurrozi.com/wp-content/uploads/2012/04/gambar-winamp.png" alt="Gambar Install Winamp" width="400" height="310" /></p>
<p>Screenshot di atas adalah salah satu proses install Winamp (program audio/video). Secara default, opsi yang dipilih adalah <strong>Full</strong>, artinya semua fitur yang disediakan akan diinstall. <em>Pertanyaan sederhana</em>, perlukah semua fitur tersebut terinstall?<br />
Misalnya dalam Winamp Library, ada fitur Online Media atau iTunes Import Tool. <em>Lha</em> kalau fitur tersebut tidak pernah kita gunakan, kenapa harus disertakan masuk ke komputer <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Yang lebih fatal lagi, komputernya tidak pernah akses internet <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /><br />
Maka opsi pilihan bisa memilih Standard atau Lite sekalian yang minimalis fitur. Kalau ingin repot sendiri, <em>ya</em> memilih manual fitur-fitur yang berguna saja. Pada proses selanjutnya ada yang seperti gambar di bawah :</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1241" title="gambar-winamp-opsi" src="http://fahrurrozi.com/wp-content/uploads/2012/04/gambar-winamp-opsi.png" alt="Gambar Winamp Opsi" width="400" height="310" /></p>
<p>Terdapat 4 cecklist pilihan. Pertanyaan masih sama, sejauh mana fungsinya bagi kita? Yang perlu saya garis bawahi adalah <strong>Winamp Toolbar</strong> dan <strong>Set Winamp Search as my default search engine</strong>. Fitur ini akan tampil pada web browser yang kita pakai.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1242" title="gambar-ccleaner" src="http://fahrurrozi.com/wp-content/uploads/2012/04/gambar-ccleaner.png" alt="Gambar Install CCleaner" width="400" height="310" /></p>
<p>Gambar proses install program CCleaner. Yang saya soroti opsi <strong>Auto Update</strong> (Automatically check for updates Ccelaner).</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1243" title="gambar-daemoon-tool" src="http://fahrurrozi.com/wp-content/uploads/2012/04/gambar-daemoon-tool.png" alt="Gambar Install Daemoon-Tool" width="400" height="310" /></p>
<p>Gambar proses installasi Daemoon-Tool. Sorotan sama dengan proses install Winamp (Toolbar). Selain itu fitur gadget yang tampil di desktop, <em>toh</em> tanpa hal ini, melalui tray icon fitur-fitur untuk akses juga sudah ada.</p>
<p>Itu hanya beberapa contoh saja, setiap software mempunyai perbedaan dalam proses install. Dan sebenarnya semua tergantung pada kebutuhan masing-masing orang dalam menggunakan komputer/laptop/netbook tidaklah sama. Tutorial dalam <a title="Blog Yusuf Fahrurrozi" href="http://fahrurrozi.com/" target="_blank">blog</a> ini hanya sebagai sampel saja.<br />
Beberapa hal yang perlu dicermati dan dipilih, misalnya :</p>
<ol>
<li><strong>Fitur</strong><br />
Pilihlah yang dibutuhkan saja. Pada umumnya saat diinstall ada menu pilihan <strong>Custom</strong> atau <strong>Advanced</strong>, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.</li>
<li><strong>Toolbar browser</strong><br />
Tidak perlu ikut diinstall, karena akan membuat penuh tampilan jendela peramban (web browser). Kalaupun ingin dinstall menjadi add-ons, pilihlah satu atau dua saja yang paling sering digunakan atau terkait langsung dengan aktifitas kita, baik untuk browsing internet, mengelola email, terhubung dengan jejaring sosial, maupun search engine. Karena satu hal yang mengganggu bahwa browser pada akhirnya akan penuh dengan <strong>Menu Toolbar</strong> dari berbagai program, sehingga memakan tempat hampir setengah layar monitor <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </li>
<li><strong>Auto Update</strong><br />
Saat install sekalian setting tidak perlu diaktifkan. Karena jika diaktifkan maka sewaktu-waktu komputer hidup akan selalu mencari update-nya secara otomatis.<br />
<em>Lha</em> kalau cuma satu atau dua program, mungkin masih tidak terlalu terasa efeknya. Namun jika program yang terinstall ke komputer cukup banyak, tentu hal ini akan menjadi masalah, salah satu penyebab komputer menjadi <em>lemot</em> kayak siput.<br />
<em>Lha iya</em> kalau sudah ada updatenya, <em>lha</em> kalau belum ada, cuma buang-buang energi<br />
<em>Lha iya</em> kalau ada akses internet, <em>lha</em> kalau tidak ada, untuk apa mencari-cari akses internet <img src='http://fahrurrozi.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<em>Lha iya</em> dan <em>Lha iya</em> seterusnya&#8230;hehehe</li>
</ol>
<p>Jika sudah terlanjur terinstall, maka pada menu setiap program bisa disetting sesuai kebutuhan, baik untuk mengaktifkan atau menonaktifkan sebuah fitur.<br />
<span style="text-decoration: underline;">Pesan yang ingin saya sampaikan</span>, <strong>dalam <a title="Cara Install Program Komputer" href="http://fahrurrozi.com/tips-install-program-komputer/">install program komputer</a> untuk lebih selektif dan cermat memilih fitur-fitur yang tersedia</strong>. Karena menurut pakar IT, sebuah program yang bagus dan professional tidak akan menyembunyikan sesuatu dari user.</p>
<p>Dari beberapa hal tersebut di atas, hanyalah gambaran sederhana dan bersifat umum. Semua kembali kepada kebutuhan masing-masing orang yang beragam dan tidak sama.</p>
<p>Kesimpulannya, jika kita tidak mencermati setiap proses dari install program, dan memilih opsi atau fitur yang berguna saja, maka hal tersebut yang menjadikan salah satu faktor komputer menjadi lambat/performa tidak cepat. Karena banyak kode registry yang terpasang pada PC, padahal belum tentu dimanfaatkan. Demikian tips atau panduan singkat <a title="Cara Install Program Komputer" href="http://fahrurrozi.com/tips-install-program-komputer/">cara install program</a>. Selain hal tersebut, beberapa tips lain agar komputer cepat misalnya: <a title="Pilih program startup saat dihidupkan" href="http://fahrurrozi.com/memilih-program-startup-agar-loading-komputer-cepat-saat-dihidupkan/">memilih program startup</a>, kemudian <a title="Guna CCleaner untuk membersihkan registry komputer" href="http://fahrurrozi.com/ccleaner-berguna-agar-komputer-menjadi-cepat-dan-bersih/" target="_blank">membersihkan registry dengan CCleaner</a> dan panduan dasar <a title="Tips memilih install program komputer" href="http://fahrurrozi.com/pilih-program-agar-komputer-cepat/">memilih install program</a> apa saja yang sesuai kebutuhan. Terima kasih, maaf dan semoga bermanfa&#8217;at.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahrurrozi.com/tips-install-program-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

