Home » Komputer » Software » Install 2 Antivirus di Komputer

Install 2 Antivirus di Komputer

Komputer di install 2 antivirus untuk keamanan Windows. Untuk install 2 anti virus dalam satu komputer tidak boleh sembarangan, karena bisa menyebabkan Windows crash/error. Memilih antivirus untuk di install bersama-sama pada satu komputer/laptop perlu tips tersendiri, agar kerja komputer tidak terlalu berat sehingga menyebabkan lambat dalam bekerja. Berikut tips memilih 2 antivirus yang saya install dalam satu komputer.

Memilih untuk install 2 antivirus pada satu komputer tujuannya agar celah keamanan Windows semakin sulit ditembus virus. Karena dari fakta selama ini, setiap anti virus mempunyai database varian dan nama virus yang berbeda-beda. Hasilnya sebuah virus “tertangkap” antivirus A, tetapi anti virus B menganggap “bukan”. Inilah yang menjadi dasar saya selalu install 2 antivirus di komputer. Terkadang juga saya luangkan waktu scan komputer menggunakan antivirus lokal, tetapi sifatnya hanya kadang-kadang saja, bilamana dibutuhkan saja, lha kalo butuhnya setiap hari????

Dari sekian banyak merk antivirus, yang dapat saya install bersama yaitu Avira Premium Security Suite dan AVG Free Edition. Saya mencoba beberapa antivirus lainnya kok merasa kurang srek. Rata-rata bikin komputer jadi lambat bekerja, atau menyebabkan Windows menjadi error. Maka beberapa tahun ini saya setia memilih Avira dan AVG untuk hidup bersama, rukun damai dalam 1 komputer, tapi…..

Sayangnya AVG yang terbaru v10 sudah semakin percaya diri, di install berduaan dengan Avira sekarang tidak mau, menolak dengan tegas :( nah kan
Untungnya file yang lama, AVG v90_851 belum saya delete, jadi masih bisa di install bersama. Yang penting update database virus terus jalan dan up to date, itu saja kebutuhan saya…

Bagaimana dengan antivirus yang lain, sekarang saya sudah tidak tertarik lagi mencobanya, karena pada dasarnya setiap antivirus mempunyai kelebihan dan kekurangan. Selain itu, beberapa komputer/laptop teman atau saudara yang memakai antivirus berbeda, malah menjadi “peternakan” virus :lol: walaupun tidak pernah ketinggalan update.

Untuk antivirus lokal, saya memilih PC-MAV. Ini diaktifkan jika membutuhkan saja. Enaknya program PC-MAV seperti portabel, tidak perlu installasi, untuk me-non-aktifkan tinggal di disable.

Tentunya dengan install beberapa antivirus akan menyebabkan komputer jadi agak lambat berjalan. Tapi demi keamanan file atau data yang ada dalam komputer menjadi wajar-wajar saja. Apalagi kalau sering akses internet, sekedar browsing mencari artikel atau update status di social networking.

Setiap orang tentunya mempunyai pengalaman dan tips berbeda dalam menjaga komputer atau Windows dari ancaman virus (malware). Tentunya install 2 anti virus ini hanya salah satu cara dari sekian tips dan trik yang bisa kita lakukan. Cara-cara yang lainnya tentu masih banyak, misalnya mematikan fitur autorun, menutup port yang tidak terpakai dsb.

Antivirus terbaik adalah yang selalu update. Setidaknya sepekan sekali, tergantung kebutuhan. Berapapun antivirus yang terinstall jika tidak pernah update database-nya, itu juga percuma. Karena setiap hari jumlah malware selalu bertambah terus, untuk mencari celah-celah keamanan yang bisa ditembus, menghindari terkaman antivirus :(

Demikian memilih 2 antivirus untuk di install dalam 1 pc/komputer. Install 1 antivirus saja zaman sekarang masih sering “kena tipu” virus. Agar komputer tetap bisa cepat untuk loading, maka perlu memilih program komputer agar loadingnya cepat. Begitu saja ah, dan memang “virus selalu selangkah di depan”; file yang menjadi jalan masuk virus seringkali tidak terlihat, maka silahkan baca cara menampilkan file/folder yang hidden atau tersembunyi. Jika suatu saat menemukan file atau folder yang merasa tidak membuat dan memilikinya, langsung di delete saja, jangan sekali-kali mengaktifkan. Matur nuwun, semoga bermanfa’at…

Update 23 April 2011 :
Tidak sengaja, nyoba install AVG 10 dulu, baru nyusul Avira ternyata bisa kok. Cuma bedanya file definisi AVG 10 tidak tersimpan di komputer, yah jadi tidak bisa di copy, tapi masih bisa di atasi dengan tips manual update AVG.

Share to : Facebook | Twitter | Digg | Google | Technorati | Stumbleupon | Delicious | Reddit |

Artikel terkait :

Random Posts :

Leave a Comment