Home » Komputer » Memilih Program Startup Agar Loading Komputer Cepat Saat Dihidupkan

Memilih Program Startup Agar Loading Komputer Cepat Saat Dihidupkan

Dari kondisi mati, apabila komputer kemudian dihidupkan ternyata membutuhkan waktu yang lama, tentu menjengkelkan bukan? Apalagi kalau spek PC atau laptop biasa-biasa saja, akan menjadi lebih lama. Penyebabnya bermacam-macam (karena saya tidak tahu pasti,he he). Tapi jangan kuatir, untuk mempersingkat loading komputer, maka kita sebaiknya selektif dengan program saat startup, karena semakin banyak yang diakses windows ketika pertama kali dihidupkan (booting) maka akan semakin lambat dan berat.

Berikut tips untuk memilih atau menyeleksi program yang startup, dengan tujuan agar saat booting menjadi lebih cepat. Nah, untuk memilih/ melihat program saat startup caranya banyak, tapi yang mudah bagi pemula seperti saya yaitu :

1. Pilih Start Menu – All Program – Startup. Nah program-program yang tidak penting saat komputer dihidupkan lebih baik dibuang, caranya klik kanan – pilih Delete.

2. Kalau ingin informasi lebih akurat, pilih Start Menu – Run, ketik msconfig kemudian enter atau Ok, tunggu sampai tampil System Configuration Utility

Kemudian pada jendela System Configuration Utility pilih Tab Startup. Semakin banyak software yang terinstall ke PC/laptop/netbook, maka file yang ada pada tab Startup juga akan bertambah banyak. Yang bercentang berarti file/ program tersebut yang diakses pertama kali oleh system saat dihidupkan. Untuk menonaktifkan cukup menghilangkan centangnya saja. Cobalah hapus semua centang program yang ada, kecuali : ctfmon dan antivirus. Dalam hal ini, aplikasi apa saja yang diperlukan saat pc dihidupkan setiap orang mempunyai kebutuhan-kebutuhan yang berbeda-beda, baik karena selera/minat maupun karena tuntutan perkerjaan.

ctfmon adalah bawaan Windows agar komputer bisa hidup, jadi harus termasuk program yang Startup(tidak tahu secara pasti cara kerjanya). Antivirus yang ada di komputer biarkan startup, mengingat sekarang semakin banyak variannya malware, mulai virus, worm, trojan dan lain-lain. Setelah anda memilih programnya, kemudian klik Apply, selanjutnya close / tutup jendela System Configuration Utility.

Kalau ditinjau secara umum, yang perlu dan harus startup tidak lain adalah antivirus. Hal ini untuk menjaga agar kompi dan file yang ada didalamnya aman dari serangan malware/virus.
Untuk laptop maupun netbook, ada perlakuan khusus hihi… yaitu driver touchpad juga disetting untuk startup.

Setelah memilih dan menyeleksi, kemudian restart komputernya. Setelah komputer restart, jangan lupa ketika jendela System Configuration Utility muncul, beri centang Don’t show this message or launch System Configuration Utility when Windows Start. Tujuannya agar setiap kali PC/laptop dihidupkan atau restart maka jendela tersebut tidak tampil lagi.

Tips: sebelum melakukan seleksi, kalau perlu catat perbedaan waktu sebelum dan sesudah anda melakukan perubahan dengan memilih program yang startup. Sehingga Anda mempunyai data selisih perbedaannya. Semoga sukses, kurang lebihnya silahkan kasih komentar.

Cara di atas untuk komputer yang memakai operating system Microsoft Windows XP. Sedangkan untuk Windows 7 filenya tidak terlihat. Jadi yang tampil pada System Configuration Utility adalah software atau program tambahan yang di instal ke komputer atau laptop.
Maaf, terima kasih dan semoga bermanfaat.

Share to : Facebook | Twitter | Digg | Google | Technorati | Stumbleupon | Delicious | Reddit |

Artikel terkait :

Random Posts :

4 Comments.

  1. Asalamualaikum wr.wb….. sebelumnya saya mengucapkan banyak terimaksih atas semua programnya…. mdh2an Allah swt memberikan kebaikan pada antum. amien

  2. trims, artikel pasword proteknya, slama ini saya sering kecolongan file2 penting dikantor, mohon bantuan lagi….Mas..
    gimana cara kunci worksheet supaya tak terbaca formula yang ada dengan Vba Macro..
    Tq berat atas atensinya

  3. trims…
    atensinya

  4. thanks share nya gan…mampir ya

Leave a Comment